Skuat Persiraja Bertahan di Yogyakarta Tunggu Kejelasan Liga 1: Mau Pulang Dulu Kalau Mulai Desember

Skuat Persiraja Banda Aceh telah tiba di Yogyakarta yang jadi home base di lanjutan Liga 1 2020 pada Minggu 27 September 2020.

Akan tetapi dua hari kemudian 29 September 2020 atau dua hari jelang kick off Liga 1 2020, PSSI mengumumkan lanjutan Liga 1 harus ditunda mengingat belum adanya perizinan dari Polri.

Seluruh peserta Liga 1 pun mulai bingung menyikapinya lantaran tidak ada kepastian kapan Liga bakal dihelat, begitu juga dengan Persiraja yang memilih tetap bertahan di Yogyakarta sembari menjaga kondisi fisik pemainnya.

Kemudian selasa (13/10/2020), PSSI dan LIB menggelar rapat bersama perwakilan klub-klub Liga 1 dan Liga 2.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani mengaku puas dengan hasilnya lantaran PSSI akan segera komunikasi dengan Polri terkait izin.

Kalau Liga dihelat November Persiraja akan tetap berada di Yogyakarta, sebaliknya jika tak ada izin di November, para pemain Persiraja akan kembali ke Aceh.

“Sekarang kami masih bertahan. Kami masih menunggu saja bagaimana kejelasan Liga 1 bergulir. Kalau misalnya, dua atau tiga hari kompetisi dipastikan bergulir Desember, ya, pulang dulu,” kata Rahmad Djailani saat dihubungi wartawan, Rabu (14/10/2020).

“Tapi, kalau katakanlah kompetisi bergulir November, lantaran PSSI dan PT LIB bisa meyakinkan Polri, kami masih akan di Yogyakarta,” sambungnya.

Lebih lanjut, Djailani mengatakan bahwa Persiraja siap apabila perubahan format pertandingan.

Seperti diketahui, dalam rapat tersebut sempat tercetus pula opsi untuk mengubah format pertandingan apabila liga tak diberikan izin.

“Kalau Persiraja, apa saja keputusannya, satu putaran, home away, dua wilayah, ada juga opsinya. Kami ikut saja,” jelasnya.