Seto Nurdiyantoro Bereksperimen untuk Perkaya Opsi Taktik PSIM Yogyakarta

Penundaan kompetisi Liga 2 2020 menghadirkan berkah tersendiri bagi pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro

Seto Nurdiyantoro memiliki waktu yang lebih longgar untuk mencari komposisi terbaik dari PSIM Yogyakarta.

Salah satunya, Seto melakukan eksperimen saat tim berjulukan Laskar Mataram itu menghadapi Rajawali FC Gunung Kidul dalam laga uji coba.

Secara kekuatan, tim lawan memang tak sebanding dengan PSIM. Seto memanfaatkan hal itu untuk menerapkan formasi yang berbeda.

Pada babak pertama, Purwaka Yudi dan kawan-kawan bermain dengan skema baku yang biasa diterapkan, yakni 4-2-3-1.

Sementara saat pertandingan memasuki babak kedua, Seto mengubah formasi permainan menjadi 3-4-3.

Seto mengatakan, perubahan formasi ini dilakukan untuk mencari opsi formasi lain. Dia berharap, ini bisa memperkaya pilihan taktik Laskar Mataram.

“Menurut saya, kami masih mencoba formasi untuk mencari formula yang pas. Selain itu, kami melihat pemain mulai terbiasa dengan formasi 3-4-3,” kata Seto.

Eksperimen yang dilakukan juru taktik berusia 46 tahun itu dipastikan tak akan berhenti di situ saja.

Sebab, karena mundurnya penyelenggaraan liga, Seto memiliki waktu lebih banyak untuk mencoba formasi lain.

“Mungkin saja, jika masih ada waktu, kami akan mencoba formasi yang lain. Sekarang masih ada waktu, kami coba sama-sama belajar dengan pemain,” katanya.

Selain untuk meracik formasi, ketersediaan waktu ini juga akan dimanfaatkan Seto untuk menggelar lebih banyak uji coba.

Ada banyak opsi tim yang bisa dipilih Seto, utamanya tim-tim Liga 1 2020 yang saat ini tengah menginap di Yogyakarta.

Setidaknya, ada dua pilihan yang bisa menjadi lawan tanding Laskar Mataram, yakni Persiraja Banda Aceh dan PSM Makassar.

“Karena Liga 1 mundur, maka Liga 2 juga dipastikan ikut mundur. Kami memiliki banyak waktu. Itu bisa dimanfaatkan untuk menggelar uji coba,” ujarnya.

“Secara lisan, sudah ada dua tim yang bersedia. Kami akan coba berkoordinasi dengan mereka. Rencananya minggu depan,” ia menambahkan.