Pelatih PSS Sleman Berharap Ada Kabar Baik

Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic berharap mendapat kabar baik mengenai nasib Liga 1 2020 saat tiba di Indonesia pada pekan depan untuk mendampingi tim mempersiapkan diri menghadapi lanjutan kompetisi.

Dejan pulang ke Hong Kong setelah kompetisi dihentikan sementara akibat pandemi virus Corona. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kemudian menyebutkan Liga 1 dilanjutkan pada Oktober.

Namun harapan publik sepakbola nasional menyaksikan Liga 1 digulirkan kembali menjadi sirna, karena pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian, mengingat angka kasus pandemi virus Corona masih tinggi. PSSI berharap Liga 1 bisa digulirkan kembali pada November.

Dejan kini sedang bersiap bertolak ke Indonesia setelah mengantongi visa, dan diperkirakan tiba di Sleman pada pekan depan. Dejan mengaku sudah tidak sabar memimpin latihan tim.

“Tentu saya senang sekali bisa kembali seperti dulu. Visa saya sudah oke. Semoga minggu depan bisa ke Yogya. PSS punya potensi, basis suporter yang fantastis. Ke depan kami berharap bisa bikin tim yang lebih kuat, lebih bagus lagi,” ujar Dejan diwartakan laman Kedaulatan Rakyat.

“Yang pertama [saya berharap] semua tetap aman. Semoga semua mendapat kabar yang baik dari PSS agar Liga 1 2020 tetap bisa lanjut.”

PSS tetap menggelar latihan sembari menunggu kepastian soal jadwal kompetisi. Dokter tim Elwizan Aminuddin mengatakan, penggawa Super Elja dalam kondisi bagus, dan protokol kesehatan dijalankan dengan baik selama latihan berlangsung.

“Walaupun liga belum jelas, protokol kesehatan ketat kami berlakukan. Para pemain juga wajib untuk menjaga kondisi mereka masing-masing. Saat tidak ada latihan, mereka bisa ke gym,” kata Amin.
Artikel dilanjutkan di bawah ini

Sementara itu, meski berharap kompetisi dilanjutkan, ujung tombak Dimas Galih Gumilang sudah mempunyai rencana bila Liga 1 terpaksa berhenti bila kepolisian kembali tidak mengeluarkan izin akibat kasus pandemi yang belum menunjukkan angka penurunan.

“[Kalau liga berhenti] Rencananya mau lanjutkan kuliah, dan latihan di rumah saja dulu sambil menunggu ke depannya seperti apa. Semoga pandemi berakhir, sehingga ada kompetisi lagi,” kata Dimas.