Makan Konate Harus Memenuhi Dua Syarat untuk Bisa Susul Marc Klok Jadi WNI

Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate, membuka peluang untuk melakukan proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Nama Makan Konate sudah tidak asing bagi sepak bola Indonesia.

Pemain asal Mali itu telah memberikan gelar prestisius untuk empat tim besar di Indonesia yakni Persib Bandung, Sriwijaya FC, Persebaya Surabaya, dan Arema FC.

Belum lama ini Konate pun menaruh perhatian terhadap keberhasilan gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, menjalani proses naturalisasi.

Ia memberi selamat kepada kompetitornya di kompetisi Liga 1 tersebut.

“Selamat untuk Marc Klok ya. Marc Klok orang yang baik, teman yang memiliki kualitas. Kalau jadi WNI dia bisa bantu timnas Indonesia. Saya respek dengan dia,” kata Konate.

Ketika disinggung soal tawaran naturalisasi, Makan Konate menyerahkan semuanya kepada agen.

“Biar bagaimanapun agen seperti bapak saya, seperti orang tua saya. Bagaimana harapan ini bagus atau tidak saya tidak bisa menjawabnya sendiri,” ucap Konate.

“Saya harus komunikasi bersama agen dulu, ya kami bincang-bincang dan diskusi,” tambahnya.

Konate mengaku tidak masalah jika ada tawaran untuk menjadi WNI.

“Kalau memang ada tawaran ya saya akan berkomunikasi dengan agen, bagaimana agen bisa memberikan solusi yang baik untuk saya,” terang Konate.

Sebelum ini, Konate juga telah mendapatkan dukungan dari mantan rekan setimnya di Arema FC, Hamka Hamzah.

Hamka Hamzah menyampaikan syarat bagi Konate jika ingin proses naturalisasi dipermudah.

“Konate harus memiliki rumah dengan nama asli sendiri di Indonesia dan juga harus memiliki istri dari Indonesia,” ucap Hamka saat wawancara dengan Konate di channel Youtubenya.

Hamka menilai dua syarat mutlak tersebut harus dipenuhi Konate.

“Jika tidak punya rumah di Indonesia, Konate akan pulang ke negaranya dan paspor Indonesia hanya akan dipakai untuk bekerja (bermain sepak bola),”

“Dan saya juga ikut bangga jika pemain naturalisasi punya istri orang asli Indonesia, karena dia mencari nafkah untuk keluarganya di negara istrinya,” papar Hamka.

Jika proses naturalisasi bisa terlaksana, maka Konate bisa menjadi senjata baru timnas Indonesia di lini tengah.

Ia bisa menjadi tandem dari Marc Klok dan Evan Dimas Darmono di sektor gelandang timnas Indonesia.