Alasan PSS Sleman Tetap Berlatih walau Liga 1 Diundur

PSS Sleman tetap menjalankan program latihan meski masih belum dipimpin langsung oleh Dejan Antonic sebagai pelatih kepala.

Sejak skuad dikumpulkan pada akhir bulan Agustus, PSS berlatih rutin. Hanya pada hari Minggu saja para pemain mendapat jatah libur. Hal tersebut ternyata menjadi kebijakan manajemen klub berjulukan Elang Jawa.

Asisten manajer PSS, Muhammad Eksan menuturkan bahwa sambil menanti kepastian dari PSSI dan operator kompetisi, Irfan Bachdim dan kawan-kawan tetap berlatih. Minimal untuk menjaga kondisi fisik agar tidak kembali menurun.

“Mengenai libur, PSS tetap ada program. Latihan dapat membuat pemain tidak jenuh, dengan fleksibel. Sambil menunggu kejelasan kompetisi ya tetap latihan,” tuturnya, Selasa (6/10/2020).

Seluruh kontestan Liga 1 termasuk PSS menanti setidaknya dalam waktu satu pekan ke depan, kabar dari PSSI terkait nasib kompetisi. Sebelumnya PSSI berharap pelaksanaan lanjutan Liga 1 mendapat lampu hijau dari pemerintah pada bulan November nanti.

“Di sisi lain, kondisi pemain tetap terjaga dengan berlatih. Jika nanti tiba-tiba kompetisi jalan, PSS sudah siap, kalaupun libur paling tidak lama,” lanjut Eksan.

Menurutnya, penundaan kompetisi cukup mengganggu PSS dan tim-tim lain karena persiapan satu bulan yang dilakukan begitu matang. Pada saat seluruh pemain sudah siap bertempur, justru kompetisi kembali belum dapat digelar.

“Harapan kami adalah Liga tetap berjalan, tentunya dengan protokol kesehatan ketat. Melihat liga-liga Eropa berjalan dengan baik bisa dijadikan bahan pertimbangan,” jelas Eksan.