Penundaan Liga 2 2020 Menjadi Berkah Tersendiri bagi PSIM Yogyakarta

Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI menunda penyelenggaraan Liga 2 2020 menjadi angin segar bagi PSIM Yogyakarta.

Sebab, penundaan selama satu bulan ini bisa memberikan waktu lebih bagi PSIM Yogyakarta untuk menggaet amunisi baru.

Bisa dibilang, PSIM menjadi salah satu kontestan Liga 2 yang terbilang lambat dalam menggaet pemain baru.

Kini, pelatih Seto Nurdiyantoro memiliki kesempatan untuk merekrut pemain-pemain yang diincar.

Sejumlah nama mentereng yang kini memperkuat klub Liga 1 2020 menjadi bidikan klub yang dijuluki Laskar Mataram itu.

“Kalau kompetisi berjalan sesuai jadwal, maka jika minggu ini tidak ada pemain yang datang, berarti tidak ada pemain tambahan,” kata Seto Nurdiyantoro.

“Karena kompetisi mundur sebulan, mungkin masih ada waktu untuk mencari pemain baru. Kami masih mencoba untuk menambah pemain,” ia menambahkan.

Sejumlah nama yang disebut-sebut menjadi incaran Seto ialah Kushedya Hari Yudo (Arema FC), Hari Nur Yulianto (PSIS Semarang), Bayu Gatra dan Osas Saha (PSM Makassar).

Seto pun tak menampik apabila nama-nama yang disebutkan di atas tengah menjadi bidikan PSIM.

Pelatih berusia 46 tahun itu bahkan menyebut bahwa daftar pemain tersebut telah diserahkan kepada manajemen untuk dinegosiasi.

Menurut Seto, proses penjajakan dan negosiasi dengan pemain dan pihak klub yang bersangkutan menjadi wewenang manajemen PSIM.

Eks-pelatih PSS Sleman itu juga menyadari bahwa proses mendatangkan pemain turut mengalami kendala.

Itulah sebabnya, sembari berharap kedatangan pemain baru, Seto tetap fokus dengan materi pemain yang dimilikinya saat ini.

“Kemarin sudah kami setorkan ke manajemen, tetapi manajemen yang tahu bagaimana prosesnya. Pasti ada kendala juga,” kata Seto.

“Mungkin yang akan kami pinjam tidak dilepas klubnya, bisa jadi seperti itu. Namun, kami akan mencoba menambah pemain yang sesuai dengan kebutuhan,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, Seto berharap pemain yang didatangkan memang sesuai dengan kebutuhan tim PSIM.

Menurut Seto, yang terpenting ialah cara bermain dan karakter pemain tersebut memang sesuai dengan keinginannya.

“Saya berharap pemain yang didatangkan memang sesuai dengan kebutuhan kami, yang cara bermain dan karakternya sesuai dengan yang saya inginkan,” ujar Seto.

“Bagi saya, bukan masalah dia pemain berpengalaman atau tidak, yang penting tipikalnya sesuai dengan yang saya inginkan,” ia melanjutkan.