Timnas U-19 Anak Emas, Timnas Indonesia seperti Anak Tiri

Pada Oktober 2020, seharusnya, jika tak ada pandemi Covid-19, timnas Indonesia akan menjalani pertandingan Pra Piala Dunia 2022.

Karena pandemi Covid-19 yang belum tertangani, agenda pada Oktober 2020 pun ditunda, tetapi hanya untuk beberapa regional benua, termasuk Asia.

Ya, pada 5-13 Oktober 2020, yang adalah Kalender FIFA, untuk Asia otomatis tak ada. Pada saat yang sama, di Eropa tetap bisa menggelar pertandingan.

Ini sama dengan Kalender FIFA pada Agustus-September 2020. Pada 30 Agustus hingga 8 September, seharunya ada jeda internasional di Asia, namun dihapus.

Meski demikian, bukan berarti agenda timnas negara-negara Asia mati suri. Sejumlah negara tetap mengagendakan pemusatan latihan pada Oktober 2020.

Salah satu negara di Asia, tepatnya Asia Tenggara, yang sudah memastikan tetap menggelar pemusatan latihan meski tak ada pertandingan internasional adalah Thailand.

Pada Senin (29/9/2020), FAT, federasi sepak bola Thailand, mengumumkan 28 nama yang dipanggil untuk pemusatan latihan periode Oktober 2020.

Dalam daftar tersebut terdapat 13 wajah baru. Pelatih timnas Thailand, Akira Nishino, ingin menjaga chemistry pemain tak hilang walau tak ada agenda laga uji coba.

Bagaimana dengan Indonesia? Sejauh ini tak ada rencana dari PSSI untuk mengumpulkan pemain, sebagai bagian dari persiapan Piala AFF 2021.

Untuk diketahui, Piala AFF 2020 yang seharunya berlangsung pada November-Desember 2020 diundur ke April-Mei 2021 karena pandemi Covid-19.

Timnas Indonesia, pada periode PSSI yang dipimpin Mochamad Iriawan, seperti kurang perhatian. Saat ini, timnas U-19 jadi anak emas. Jadi prioritas.

Saat ini, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bahkan sedang berada di Kroasia, Eropa Timur, bersama timnas U-19, untuk pemusatan latihan dan uji coba.

Iriawan menyatakan pada Senin (29/9/2020), saat pengumuman Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 ditunda, timnas U-19 kemungkinan pemusatan latihan di Turki.

“Kami ingin timnas U-19 tetap berlatih di Eropa,” kata Iriawan. Adapun timnas U-19 dijadwalkan berada di Negara Api, sebutan Kroasia, hingga awal Oktober.

Iriawan dan jajarannya pun belum menyatakan sikap soal persiapan timnas Indonesia untuk Piala AFF 2021 yang akan berlangsung pada 11 April hingga 8 Mei 2021.

Sedangkan Piala Dunia U-20 2021 akan berlangsung pada 20 Mei hingga 12 Juni 2021. Untuk dua ajang ini, Shin Tae-yong dipastikan harus memilih fokus.

Maksudnya, sangat berisiko meninggalkan persiapan timnas U-19 untuk Piala Dunia dengan fokus ke timnas Indonesia saat Piala AFF 2021 berlangsung.

Walau ada jeda antara Piala AFF dan Piala Dunia, Shin tak bisa membelah diri. Pencapaian timnas U-19 cukup krusial tetapi prestasi timnas Indonesia juga penting.

Sudah begitu, pada awal 2021 akan berlangsung Piala Asia U-19, yang waktunya belum ditentukan. Ini bisa mengganggu persiapan Piala AFF 2021.

Pada saat krusial begini, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, malah ikut ke Kroasia selama sebulan. Padahal, tugas utama Indra bukan cuma mendampingi timnas U-19.

Tidak diketahui apa sisi mendesaknya sosok Direktur Teknik terus mendampingi timnas U-19. Sebab, selama ini Direktur Teknik PSSI terlibat dalam banyak hal krusial.