Mengenal Caio Ruan Lino de Freitas, Bek Brasil Rekrutan Terbaru Arema FC

Kompetisi Liga 1 2020 memang kembali mengalami penundaan. Meski demikian, Arema FC tetap berbenah dengan mendatangkan bek baru asal Brasil, Caio Ruan Lino de Freitas.

Asa untuk melanjutkan gelaran kompetisi Liga 1 2020 yang terhenti akibat pandemi corona harus kembali tertunda. Sempat direncanakan bakal digelar kembali mulai Kamis (1/10/20), kompetisi sepak bola teratas Indonesia itu harus diundur lagi setidaknya sebulan.

Situasi ini terjadi setelah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menolak memberikan izin penyelenggaraan. Pasalnya, Polri menilai situasi pandemi virus corona di Tanah Air masih parah sehingga penyelenggaraan Liga 1 bisa menimbulkan cluster baru.

Keputusan ini disambut kekecewaan oleh klub peserta. Apalagi, hingga kini tidak ada kepastian bahwa liga benar-benar bisa digelar lagi setelah ditunda satu bulan ke depan.

Meski demikian, sejumlah klub tetap bersikap optimistis. Salah satunya klub asal Malang, Arema FC. Meski kelanjutan Liga 1 kini masih dalam tanda tanya, Singo Edan tidak berhenti untuk memperkuat skuatnya.

Rabu (30/9/20), melalui akun Instagram resmi Arema FC resmi mengumumkan perekrutan bek tengah baru asal Brasil, Caio Ruan Lino de Freitas.

Bek bertinggi 190 sentimeter itu didatangkan dengan status bebas transfer karena sedang tak memiliki klub sebelum bergabung dengan Arema.

Caio Ruan diikat kontrak hingga akhir musim Liga 1 2020, yang berarti setidaknya ia akan bergabung bersama Singo Edan hingga awal tahun 2021.

Di skuat besutan pelatih Carlos Carvalho ini, Caio Ruan akan menggantikan peran bek asal Uruguay, Matias Malvino, yang hingga kini masih berada di negara asalnya.

Caio Ruan pun diketahui sudah melakukan swab test dan medical check up, serta akan segera mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekan barunya di Arema FC.

Perjalanan Karier Caio Ruan

Sebelum bergabung dengan Arema FC, Caio Ruan diketahui tengah berstatus tanpa klub, setelah kontraknya dengan klub lamanya Coimbra MG berakhir pada Februari lalu. Dengan demikian, ia diboyong ke Malang dengan status bebas transfer.

Meski demikian, bek kelahiran 1 April 1995 ini diketahui pernah bermain untuk sejumlah klub di negara asalnya, Brasil, termasuk untuk tim Sao Paulo B.

Caio Ruan diketahui bermain untuk Botafogo Sao Paulo pada 2018, dan sempat dipinjamkan ke FC Sao Paulo B. Setelah kembali ke Botafogo, Caio Ruan bergabung dengan klub Coimbra MG pada musim panas 2019 dengan status permanen.

Sayangnya, bersama Coimbra MG ia kembali menjalani sejumlah peminjaman di tim-tim Brasil lainnya, yaitu Oeste dan Novorizontino. Sekembali dari Novorizontino, kontraknya dengan Coimbra MG berakhir sebelum akhirnya ia bergabung dengan Arema FC.

Dengan demikian, bermain membela Singo Edan tak hanya akan menjadi pengalaman pertamanya bermain di Indonesia, tapi juga pengalaman pertamanya bermain di luar Brasil.

Didukung Pelatih Carlos Carvalho

Di sisi lain, GM Arema yakni Ruddy Widodo menyebut kedatangan pemain kelahiran Vitoria itu sudah dengan sepengetahuan pelatih Carlos Carvalho.

“Awalnya ada agen pemain yang menawarkan anak ini, saya dikirimi videonya. Lalu saya share ke tim pelatih, semua bilang bagus. Pelatih Carlos juga tahu anak ini,” ungkap Ruddy Widodo seperti dilansir Wearemania.Net.

Berdasarkan video yang beredar di Youtube yang menampilkan permainannya saat membela Botafogo, Caio Ruan memang merupakan sosok bek yang tangguh. Ia tidak takut melakukan tekel dan piawai dalam duel udara. Ia juga memiliki kemampuan melepaskan umpan panjang yang akurat.

Menariknya, Caio Ruan tidak akan menjadi satu-satunya pemain anyar dari Brasil yang didatangkan Arema FC menjelang lanjutan Liga 1 2020.

Pasalnya, Singo Edan disebut masih akan kedatangan dua pemain Samba lagi, masing-masing berposisi kiper dan playmaker.

Dengan demikian, empat pemain asing di era pelatih lama Roberto Carlos Maria Gomez dipastikan tergusur. Jonathan Bauman dan Oh In-kyun mundur, Elias Patricio Alderete tak menyepakati kontrak baru, sedangkan Matias Malvino sudah dipastikan digantikan Caio Ruan.