Dua Pemain Yang Belum Dapat Kesempatan Bermain di Timnas U-19

Dari 7 laga yang sudah dijalani Timnas U-19 Indonesia di Kroasia, 2 pemain yakni Yofandani Damai Pranata dan Muhammad Fadhil Aditya Akshah tak pernah mendapat menit bermain di bawah arahan Shin Tae-yong.

Pemusatan latihan (TC) Timnas U-19 Indonsia di Kroasia hampir selesai, sebelum beraih ke TC Turki awal Okotober mendatang.

Timnas U-19 Indonesia telah menjalani total 7 laga dengan hasil 2 kemenangan, 2 hasil imbang dan 3 kekalahan.

Dua kemenangan mampu diraih dalam pertemuan pertama melawan timnas U-19 Qatar (2-1) dan saat mengalahkan Dinamo Zagreb (1-0).

Tim besutan Shin Tae-yong harus rela bermain imbang saat bersua timnas U-19 Arab Saudi (3-3) serta ditahan timnas U-19 Qatar pada pertemuan kedua (1-1).

Sementara itu, kekalahan yang diderita oleh timnas U-19 Indonesia terjadi saat ditumbangkan timnas U-19 Bulgaria (0-3), dibantai timnas U-19 Kroasia (1-7), dan dipukul timnas U-19 Bosnia (0-1).

Dari seluruh rangkaian ujicoba yang telah dilakukan itu, Shin Tae-yong memakai 25 pemain dari 27 pemain yang dibawa dari Jakarta.

Tersisa 2 pemain yang tak pernah mendapat menit bermain di bawah komando Shin Tae-yong, yakni kiper Yofandani Damai Pranata dan bek tengah Muhammad Fadhil Aditya Akshah.

Yofandani, yang bermain untuk PSIS Semarang harus kalah saing dari dua kiper yang pernah diturunkan Shin Tae-yong, yakni Muhammad Adi Satryo dan Erlangga Setyo.

Sedangkan Muhammad Fadhil Akshah juga demikian, ia juga sepertinya tak menjadi pilihan Shin Tae-yong, yang lebih senang menurunkan bek tengah lain.

Kabar ini pun memunculkan spekulasi apakah akan ada pencoretan lagi untuk kedua pemain tersebut.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong belum melakukan pencoretan lagi di skuat timnas U-19 Indonesia, sejak pencoretan 2 strier, Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal sebelum berangkat ke Kroasia pada 29 Agustus 2020.

Sementara itu, Shin Tae-yong pasca-laga terakhir melawan Dinamo Zagreb mengaku masih terus mencari starting XI terbaiknya untuk timnas U-19 Indonesia.

“Sebenarnya kami tidak membedakan pemain inti atau lapis kedua,” kata Shin Tae-yong dikutip BolaSport.com dari channel Youtube PSSI TV.

“Kami melihat siapa yang kondisinya bagus dan performanya baik selama ini, maka itu yang kita mainkan.”

“Kita masih dalam proses pencarian siapa yang akan menjadi 11 pemain inti,” tambahnya.

Pemusatan latihan (TC) di Turki kabarnya akan dimulai per 2 Oktober 2020.

Shin Tae-yong bersama penerjemahnya, Jeje yang memberikan instruksi kepada pemain timnas U-19 Indonesia pasca-laga kontra Bulgaria, Sabtu (5/9/2020).

Setelah laga melawan Dinamo Zagreb, anak-anak asuhan Shin Tae-yong akan menjalani latihan penguatan yang sempat tertunda beberapa hari lalu.

“Sebelum kita ke Turki, sisa hari di sini (Kroasia) kita akan fokuskan untuk latihan beban,” kata Shin Tae-yong.

“Jujur otot pemain sat ini masih kurang dan kelihatan mudah capek.”

“Untuk itu kami harus latihan penguatan sebelum bertolak ke TC selanjutnya di Turki,” tambahnya.