Jadi Kapten di Borneo FC, Diego Michiels Berperan sebagai Penghubung Pemain dengan Manajemen

Bek sayap Borneo FC, Diego Michiels menyebut sejak dipercaya menjadi kapten tim ia mempunyai tanggung jawab yang harus diemban di dalam skuat.

Diego Michiels mulai dipercaya menjadi kapten Borneo FC sejak musim 2017.

Sementara itu, kebersamaan Diego Michiels dengan Borneo FC bisa dikatakan sudah terjalin cukup lama.

Diego Michiels mulai berkostum Borneo FC sejak Agustus 2015.

Sejak menjadi kapten Borneo FC, Diego mengatakan bahwa ia mempunyai peran yang lebih di dalam skuat.

Diego juga berperan sebagai penghubung antara pemain dengan manajemen Borneo FC.

“Pasti ada beda, soalnya saya harus tanggung jawab kepada klub juga, teman-teman juga, saya harus bisa jadi contoh yang baik,” ujar mantan pemain Sriwijaya FC.

“Kalau ada pemain-pemain Borneo FC ada apa-apa bisa sharing ke saya dan bisa saya sampaikan ke manajemen tim. Intinya tanggung jawab lebih besar,” ujar Diego.

Lebih lanjut, Diego pun mempunyai keinginan pensiun di Borneo FC.

“Insya Allah ada keinginan untuk pensiun di Borneo FC dan saya sudah umur 30 tahun,” kata Diego.

“Saya belum tahu main sampai usia berapa dan saya rasa tidak mau pindah klub,” sambung mantan pemain Mitra Kukar.

Keinginan Diego untuk pensiun di klub yang berasal dari Samarinda itu juga tergantung keputusan manajemen Borneo FC.

Diego mengaku akan menerima apapun yang diputuskan oleh manajemen Borneo FC terkait hal tersebut.

“Tetapi tergantung Presiden klub Borneo FC, pak Nabil,” kata pemain bernomor punggung 24.

“Kalau saya masih dibutuhkan, saya akan tetap siap main,” ujar pemain berusia 30 tahun.