Alderete dan Malvino Didepak, Arema Bersihkan Gerbong Legiun Asing Bawaan Mario Gomez

Arema FC santer dikabarkan bakal menggaet dua pemain asing asal Brasil, yakni Bruno Smith dan Caio Ruan. Bahkan, nama terakhir justru sudah tiba di Malang.

Sempat muncul kabar jika satu di antara dua pemain asing Arema yang masih dimiliki bakal terdepak, menyusul kehadiran duo Brasil tersebut. Antara Elias Alderete atau Matias Malvino.

Tetapi di luar dugaan, Arema justru melepas Alderete dan Malvino. Alderete tidak menemui kata sepakat perihal permintaan kenaikan gaji. Pasalnya, pemain asal Argentina itua tak setuju gajinya dipangkas 50 persen.

Sementara itu, Malvino kesulitan untuk bisa masuk ke Indonesia. “Kami sudah sampaikan kepada agen dua pemain itu. Kerjasama kami tidak berlanjut,” kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Alderete sebenarnya sudah ikut berlatih sejak Agustus lalu. Namun, negosiasi kontrak barunya memang alot. Adapun Malvino negosiasinya mudah, karena bisa memahami kondisi sepak bola Indonesia yang sedang mengalami kesulitan akibat pandemi virus corona.

Akan tetapi, bek jangkung itu terkendala masuk ke Indonesia karena urusan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas). “Alderete terkendala negosiasi kontrak. Kalau Malvino mengalami masalah masuk ke Indonesia. Kami diskusi dengan tim pelatih Arema, diputuskan bersama tidak memakainya lagi,” sambung Ruddy.

Dengan didepaknya dua pemain asing itu, Arema FC membersihkan gerbong pemain asing yang dibawa pelatih sebelumnya, Mario Gomez. Sebelumnya, Gomez memutuskan untuk mundur dari Arema dan kembali ke Borneo FC, karena tidak sepakat dengan pemangkasan gaji sebesar 50 persen.

Selain Elias Alderete dan Matias Malvino, dua pemain asing bawaan Mario Gomez yang angkat kaki dari Tim Singo Edan adalah Jonathan Bauman dan Oh In-Kyun. Keduanya memilih hengkang dari Arema FC setelah Mario Gomez mundur dari jabatan pelatih.

Sebenarnya Alderete dan Malvino masih punya keinginan membela Arema. Namun, manajemen Arema sepertinya punya rencana lain. Mereka memilih mendatangkan pemain baru ketimbang pemain yang dibawa Gomez.

Arema FC ingin mengganti semua pemain asing yang tersisa lantaran ingin menyesuaikan skema baru yang diusung pelatih anyar, Carlos Oliveira. Kedua pelatih tersebut memiliki pendekatan dan taktik yang berbeda.