Jadwal Baru, Borneo FC Coba Bongkar Kekuatan Madura United

Borneo FC merasa tak masalah dengan perubahan jadwal yang dilakukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi profesional Indonesia. Draf perubahan tersebut dikeluarkan Sabtu (26/9) kemarin, dan sudah diterima klub.

Dari draf yang pertama dirilis, semestinya Borneo menghadapi Persita Tangerang pada 3 Oktober di Stadion Sport Centre, namun jadwal terbaru membuat Borneo main pada 2 Oktober, dengan bertandang ke Stadion Gelora Ratu Pamelingan.

Farid Abubakar sebagai manajer klub berjuluk Pesut Etam telah menerima informasi tersebut dan sudah berkoordinasi dengan tim teknis. Borneo memastikan mereka siap menghadapi siapa pun pada laga awal restart Liga 1 2020 ini.

“Kami baru mendapat surat dari PT LIB perihal perubahan jadwal. Kalo untuk Borneo FC sendiri terjadi perubahannya di pekan keempat alias laga perdana lanjutan Liga 1 2020,” kata Farid dikutip laman resmi klub.

“Di mana rencananya pertandingan melawan Persita yang digelar tanggal 3 Oktober di Tangerang harus diubah menjadi tanggal 2 Oktober dengan melawan Madura United di Pamekasan,” sambung dia.

“Sudah kami sampaikan ke tim pelatih, dan mereka bergerak cepat untuk mencari informasi tentang Madura United, terutama masalah permainan calon tim lawan,” imbuh Farid menambahkan.

Manajemen Borneo cukup beruntung karena belum mengatur akomodasi penginapan dan penerbangan ke Tangerang. Sehingga, mereka bisa terhindar dari kerugian karena telah menetapkan mekanisme keberangkatan tim ke Tangerang.

“Beruntungnya kami tidak mengalami kerugian, karena baru sebatas mencari hotel di Tangerang belum sampai tahap pembayaran DP,” tukas Farid.

Sementara itu, sebelumnya Ahmad Amiruddin selaku asisten pelatih Borneo sudah menetapkan bahwa Borneo telah berhenti melakukan uji coba dan siap-siap menyambut kompetisi yang digelar pekan depan. Beberapa hal sudah dikantongi untuk jadi bahan evaluasi.

“Kami (tim pelatih) sudah berdiskusi setelah uji coba dengan Persiba di Balikpapan. Hasilnya kami putuskan tak ada lagi uji coba dengan tim lain. Sekarang kami fokus membenahi kelemahan dalam tim, setelah melihat hasil dua kali uji coba tersebut.”

“Koordinasi pemain belakang masih kurang bagus. Tapi [Mario] Gomez mengatakan evaluasi tak hanya ada pada satu lini saja. Sebab ia melihat ada beberapa kesalahan elementer dilakukan pemain di dua kali uji coba tersebut.”