Bima Sakti Sebut Timnas U-16 Masih Butuh Pemain di Posisi Ini

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, mengatakan untuk saat ini memang tengah mencari posisi sayap kiri untuk memperkuat skuad Garuda Muda.

Pencarian Bima Sakti ini berlanjut para pemusatan latihan (TC) timnas U-16 Indonesia yang berlangsung sejak Senin (21/9/2020) itu.

Dalam TC lanjutan timnas U-16 Indonesia sebanyak enam pemain baru yang dipanggil untuk mengikuti seleksi.

Seleksi dilakukan oleh Bima Sakti untuk menambah pemain satu atau dua pemain yang disiapkan untuk mengantisipasi jika ada pemain yang mengalami cedera.

Mantan pemain timnas Indonesia itu belajar dari apa yang dialami oleh Ruy Arianto yang harus mengalami cedera saat TC Juli lalu.

Bahkan pemain lini tengah andalan timnas U-16 Indonesia itu harus menepi selama enam bulan untuk proses pemulihan dari cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) yang dideritanya.

“Sejak kehilangan Ruy kami memang membutuhkan pemain di no 11 ya. Kalau nomor 7 kami sudah ada Faisal, Diandra, dan kemudian kami coba posisi kiri itu Raka saja,” kata Bima Sakti saat konferensi Pers virtual yang turut dihadiri BolaSport.com, Sabtu (26/9/2020).

Oleh karena itu, saat ini Bima Sakti terus mencari pemain di posisi saya kiri untuk menambah kekuatan timnas U-16 Indonesia.

“Jadi untuk posisi sayap kiri ini masih kami cari terus ya,” ucapnya.

Namun, selama menjalani TC ini ternyata masih ada beberapa pemain yang bisa digeser posisinya dengan Bima Sakti sesuai kebutuhan.

Dari pemain yang ada saat ini itu juga terus dicoba untuk mengisi beberapa tempat oleh pelatih berusia 44 tahun itu.

Tetapi hak itu hanya berlaku untuk posisi-posisi tertentu dan untuk posisi sayap kiri masih dibutuhkan untuk antisipasi.

“Kemudian di posisi nomor 6 kemarin yang biasa di isi oleh Resa dan Dimas kami lihat dari perkembangan latihan, ternyata Dimas juga bisa digeser ke posisi 5 sebagai bek kiri. Hal itu karena iamempunyai kaki kiri yg kuat ya sehingga bisa mengantisipasi kalau Marcel (Januar putra) atau Kadek Arel Priyatna cedera jadi ya kami ada Diman,” ujar Bima Sakti.

Membutuhkan beberapa pemain sebagai pelapis pun membuat Bima Skati harus kembali menyeleksi pemain dan itu kenapa alasan mendatangkan pemain baru.

“Kemudian di nomor 6 kenapa kami memanggil Sandi Kusuma Triandini. Itu karena dia juga memiliki permainan yang lumayan setelah lihat melihat-lihat videonya,” tuturnya.