Tak Jadi Jamu Persebaya, PSS Akan Hadapi Persik di Laga Pembuka Lanjutan Liga 1

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk mengubah jadwal pertandingan pembuka lanjutan Liga 1 2020 yang awalnya memainkan laga PSS Sleman kontra Persebaya Surabaya.

Laga pembuka lanjutan Liga 1 2020 pun akan dimainkan oleh PSS Sleman melawan Persik Kediri pada pekan keempat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (1/10/2020).

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan perubahan laga pembuka lanjutan Liga 1 2020 sesuai saran dari klub peserta.

Sebab, ada beberapa klub yang memutuskan untuk pindah kandang dan juga belum menentukan homebasenya.

“Perubahan itu kami putuskan setelah mempertimbangkan saran dan masukan dari klub terkait padatnya jadwal pertandingan dan perubahan home base beberapa klub,” kata Akhmad Hadian Lukita seperti rilis yang diterima BolaSport.com.

Sejauh ini hanya Persebaya Surabaya yang belum menentukan kandangnya.

Tim berjulukan Bajul Ijo itu tengah mencari kandang di sekitaran Surabaya.

Lalu ada Madura United yang akhirnya pindah ke Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, setelah sebelumnya ingin berkandang di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Selanjutnya ada Bhayangkara FC yang menggunakan Stadion Sport Center, Kelapa Dua, Tangerang, sebagai kandangnya.

Terakhir ada Persipura Jayapura yang memutuskan berkandang di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Akhmad Hadian Lukita mendengarkan masukan dari klub-klub sehingga melakukan perubahan jadwal jelang kick off Liga 1 2020 pada 1 Oktober mendatang.

“Maka akan sangat berpengaruh terhadap pertandingan pertama dan laga-laga berikutnya,” kata Akhmad Hadian Lukita.

Perihal perubahan jadwal tersebut juga sudah disampaikan secara resmi kepada semua klub lewat surat bernomor 379/LIB-KOM/IX/2020.

Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, pun memberikan alasannya.

“Jadi semua jadwal pada pekan yang sama akan kami tukar. Jadwal pertandingan pada pekan ke-8 ditukar dengan pekan ke-4.”

“PSS versus Persik yang harusnya bertemu pada 22 Oktober, kami majukan ke 1 Oktober. Begitu juga dengan pertandingan-pertandingan yang lain,” kata Sudjarno.