Banyak Pemain Bintang Main di Liga 2, Popularitas Liga 1 Terancam

Berbondong-bondong pemain berlabel bintang gabung ke tim Liga 2 2020, ini membuat persaingan di Liga 1 terancam popularitasnya.

Liga 1 2020 berjalan normal seperti biasanya hingga pandemi Covid-19 memaksa kompetisi berhenti pada Maret lalu.

Setelah ditunda hampir lima bulan, PSSI dan PT LIB membuat keputusan untuk menggelar kembali Liga 1 pada 1 Oktober mendatang.

Sementara untuk Liga 2 2020, rencananya akan diselenggarakan kembali pada 17 Oktober.

Ada perbedaan mencolok pada kompetisi Liga 1 musim ini, yakni ketiadaan degradasi ke kasta kedua alias Liga 2 2021.

PT LIB dan PSSI membuat regulasi ini untuk mengakomodasi kesulitan tim yang ditinggal pemain, utamanya pemain asing, karena tidak setuju dengan renegosiasi kontrak sebesar 50 persen dari kontrak awal.

Penghapusan degradasi memicu pro dan kontra dari tim-tim Liga 1. Tak sedikit yang menilai hal tersebut akan mengurangi atmosfer kompetitif.

Katakanlah hingga paruh musim tinggal tiga yang masih berpeluang juara, itu artinya 15 tim lainnya sudah tak memiliki target untuk dikejar hingga musim berakhir.

Justru di Liga 2 2020 persaingan akan lebih ketat, sebab PT LIB mengurangi jatah promosi ke Liga 1 2021 dari empat menjadi dua tim saja.

Klub peserta Liga 2 pun mempersiapkan timnya matang-matang untuk merebut tiket ke kasta tertinggi.

Bahkan tak sedikit yang meminjam pemain dari tim Liga 1 untuk mewujudkan ambisi tersebut.

Proses perpindahan pemain juga diakomodasi oleh PSSI dan PT LIB yang membuka jendela transfer dan pendaftaran pemain pada 21 September-18 Oktober 2020.

PSMS Medan menjadi contoh yang paling agresif mendatangkan pemain. Tak tanggung-tanggung, tim Ayam Kinantan banyak memulangkan putra daerah yang tersebar di berbagai klub Liga 1.

Empat pemain yang pernah bermain untuk timnas Indonesia yakni Ferdinand Sinaga, Firza Andika, Hanis Sagara, dan Paulo Sitanggang resmi diikat oleh PSMS Medan dengan status pinjaman.

Bahkan PSMS Medan juga masih dikaitkan dengan nama stopper PSM Makassar, Abdul Rahman Sulaiman.

Tak mau kalah dengan rivalnya, Sriwijaya FC meminjam mantan bomber andalan mereka, Alberto Goncalves, dari Madura United.

Pemain naturalisasi timnas Indonesia itu akan berada di Sriwijaya FC hingga fase grup rampung dilalui.

Sulut United juga demikian. Tim besutan Ricky Nelson itu meminjam Agus Nova dari Bali United, Dedi Gusmawan dari PSM Makassar, dan Rival Lastori dari Borneo FC.

Dua pemain PSM Makassar, Irsyad Maulana dan Leo Guntara, juga dikabarkan sepakat bergabung dengan Semen Padang pada Liga 2 2020.

Yang terbaru, mantan pemain timnas Indonesia, Titus Bonai, juga meramaikan persaingan di Liga 2.

Tibo, sapaan Titus Bonai, bermain untuk Muba Babel United setelah resmi diumumkan pada Jumat (25/9/2020).

Eks-pemain Persipura Jayapura itu menyusul kedatangan Airlangga Sucipto, mantan penyerang Persib Bandung, di Muba Babel United.

Persaingan di Liga 2 yang lebih ketat plus dimainkan banyak pemain bintang, berpotensi menyedot perhatian besar.

Bahkan bukan tidak mungkin pertandingan Liga 2 musim ini akan mengalahkan pamor Liga 1 karena persaingan lebih ketat.