Terbiasa Tanpa Dukungan Suporter, Kiper Bhayangkara Pede Lawan Arema

Langsung menjamu Arema FC pada lanjutan Liga 1 2020 di Stadion PTIK, pada 2 Oktober, dua kiper Bhayangkara FC, Indra Adi Nugraha dan Awan Setho mengaku sangat antusias.

Indra mengaku tak gentar meski menghadapi Arema FC yang punya nama besar di sepak bola Indonesia. Sebaliknya, dia menilai Bhayangkara FC punya keuntungan bermain di kandang. Apalagi, Arema FC masih beradaptasi dengan pelatih baru.

”Pertandingan pertama kami lawan Arema FC di kandang dan itu menguntungkan kami, apalagi bisa main di PTIK, karena kami sudah biasa bermain tanpa dukungan suporter. Arema FC baru mempunyai pelatih kepala dan masih adaptasi jadi akan menguntungkan buat tim kami,” kata Indra dikutip situs resmi klub.

Indra mengatakan telah melakukan persiapan secara matang, baik pribadi maupun dengan tim. ”Secara tim kami sudah berkumpul dan berlatih hampir selama lebih dari tiga minggu dan tim pelatih sudah memberikan program latihan, tinggal kami menjalankan serta butuh uji coba supaya lebih matang lagi,” tuturnya.

Sama halnya dengan Indra, Awan Setho menyatakan siap mengawal gawang Bhayangkara. Dia bertekad mempertahankan keangkeran Stadion PTIK. Sebab di sanam Arema FC tak pernah menang dalam dua laga terakhir di musim 2018 dan 2019.

”Alhamdulillah tinggal persiapan mental saja untuk fokus pribadi. Untuk tim, pastinya masih banyak yang harus dibenahi. Lawan Arema seharusnya jadi keuntungan buat Bhayangkara FC yang bermain di homebasenya. Tinggal gimana aksi di lapangan nanti,” ujar Awan Setho.

Persiapan Bhayangkara FC sudah matang. Berbeda dengan Arema FC. Mereka baru mengontrak pelatih baru Carlos Olivera yang menggantikan posisi Mario Gomez yang mundur karena tak menemui kesepakatan kontrak.

Olivera tentunya membutuhkan waktu untuk mengenal pemain serta karakter Singo Edan. Selain itu, mereka juga kehilangan dua pemain pentingnya, yaitu Jonathan Bauman dan Oh In-kyun dengan alasan yang sama seperti Gomez.