Liga 1 Segera Bergulir, PSS Sleman Waspadai Efek Musim Pancaroba

Indonesia mulai memasuki pancaroba atau pergantian dari musim kemarau ke penghujan. PSS Sleman yang sudah melakukan persiapan menghadapi kelanjutan Shopee Liga 1 2020, ikut mewaspadai kondisi itu.

PSS Sleman mewaspadai adanya ancaman serangan flu yang rentan terjadi di musim pancaroba seperti sekarang ini.

Kondisi kebugaran dan daya tahan tubuh para pemain tim Elang Jawa diharapkan tetap stabil, meski porsi latihan berjalan intens dari hari ke hari. PSS dan seluruh tim peserta hanya tinggal punya waktu satu pekan ke depan menyambut pekan keempat Liga 1.

Dokter tim PSS Sleman, Elwizan Aminuddin memberikan arahan kepada anak asuh Dejan Antonic menghadapi musim pancaroba. Sekaligus dalam masa persiapan tim PSS mengarungi kompetisi selama lima bulan ke depan.

“Memasuki musim pancaroba seperti sekarang ini, kadang hujan kadang panas, sangat menentukan kesehatan pemain apalagi ancaman serangan flu,” terang Elwizan Aminuddin, Rabu (23/9/2020).

“Untuk itu pemain sangat dianjurkan istirahat yang cukup, minum vitamin C yang cukup. Makanan bergizi, disertai latihan yang baik dan benar,” kata dokter tim PSS Sleman itu.

Setelah beberapa pekan fisik para pemain PSS ditingkatkan, kini mulai sedikit dikurangi. Zah Rahan dan kawan-kawan sedang fokus berlatih mengasah taktik dan strategi.

Menurutnya, latihan dengan intensitas berat dapat memengaruhi imunitas tubuh. Dengan pemain tidak mengalami kelelahan, otomatis kondisi fisik tetap terjaga dan terhindar dari ancaman sakit.

“Saat ini proporsi latihan tidak terlalu berat. Lebih menjaga intensitas latihan, kebugaran dengan memaksimalkan taktik dan strategi dari staf pelatih yang sudah disusun,” jelasnya.