Persiraja Banda Aceh Tak Pasang Target Di Liga 1

Tim promosi Persiraja Banda Aceh tidak memasang target di lanjutan Liga 1 2020, kecuali menjadikan ajang ini sebagai kesempatan untuk melakukan seleksi pemain sekaligus membentuk skuad agar bisa berbicara banyak pada musim berikutnya.

Pelatih Hendri Susilo menyebutkan, tanpa aktivitas sepakbola selama hampir lima bulan memberikan dampak besar bagi pemain, baik dari sisi psikologi dan ekonomi, karena situasi yang terjadi saat ini berbeda dibandingkan pasca atau pramusim secara normal.

Apalagi mereka akan menjalani rangkaian jadwal padat, mengingat kompetisi yang berlangsung di tengah pandemi virus Corona digelar dengan waktu hanya lima bulan. Di lain sisi, setiap tim masih menyisakan 31 pertandingan.

Meski tetap ingin berusaha memberikan yang terbaik, Hendri mengakui situasi itu membuat dirinya tidak memasang target apapun di lanjutan kompetisi. Hendri juga ingin melihat kemampuan tiga amunisi muda yang direkrut untuk memenuhi regulasi pemain di bawah usia 20 tahun.

“Saya tidak ada target untuk lanjutan kompetisi Liga 1, kecuali ajang seleksi pemain untuk musim depan. Dari lanjutan kompetisi ini akan diketahui siapa saja pemain yang bisa dipakai atau tidak,” terang Hendri diwartakan laman Antara.

“Target musim ini hanya sasaran antara, membentuk tim yang solid untuk kompetisi musim depan. Jadi, kami berharap para pemain meningkatkan fisiknya sebelum lanjutan kompetisi digelar.”

Salah satu pertimbangan kompetisi ini menjadi sasaran antara berkaca dari kondisi fisik pemain. Menurut Hendri, kebugaran pemain sekarang masih di bawah harapannya. Bahkan jauh di bawah standar ketika mereka berlaga di Liga 2 tahun lalu.

“Sampai saat ini belum memuaskan, terutama fisik pemain. Kondisinya tidak lebih baik dari musim lalu saat Persiraja berkompetisi di Liga 2. Kami tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi seperti ini. Kami akan berusaha memenuhi target manajemen dalam lanjutan kompetisi Liga 1,” papar Hendri.

Persiraja telah memilih Stadion Maguwoharjo sebagai kandang di lanjutan kompetisi, dan direncanakan bertolak ke Yogyakarta, Minggu (27/9). Sebelum bertolak ke Yogyakarta, 28 pemain dan 11 ofisial tim telah menjalani swab test untuk memenuhi persyaratan protokol kesehatan yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Pemain dan pelatih, serta ofisial tim sudah melakukan swab test, semoga hasilnya negatif, dan perjalanan Persiraja di kompetisi Liga 1 berjalan baik,” kata presiden klub Nazaruddin Dek Gam.