Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts Minta Penjelasan Aturan Pergantian Lima Pemain

Wacana penerapan pergantian lima pemain dalam lanjutan Liga 1 musim ini, mendapat sorotan dari pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts. Menurutnya, belum ada penjelasan detail terkait hal tersebut.

Munculnya wacana tersebut untuk menyesuaikan kondisi Liga 1 yang dilangsungkan di tengah pandemi virus corona. Sebelumnya klub hanya diperbolehkan mengganti tiga pemain dalam setiap pertandingan yang dimainkan.

Perubahan tersebut dimaksudkan untuk menghindari pemain dari cedera karena padatnya jadwal pertandingan selepas kompetisi dihentikan. Sejumlah negara sudah menerapkan aturan pergantian lima pemain tersebut.

Akan tetapi, pergantian lima pemain itu tidak berlaku selamanya. IFAB selaku badan yang mengontrol aturan sepakbola dunia hanya mengizinkan penerapan aturan tersebut sampai 31 Juli 2021, setelah itu bakal kembali ke regulasi awal.

Oleh karena itu, Rene Alberts menginginkan PSSI memberi penjelasan terkait regulasi pergantian tersebut. Ia tak mau terjadi kesalahan dalam ketika aturan pergantian itu berlakukan.

“Di situasi seperti sekarang ini, dengan padatnya jadwal bertanding, penggunaan pergantian pemain dalam pertandingan sangat berguna bila kita bisa melakukan lima pergantian seperti yang dilakukan di Eropa. Itu adalah suatu hal yang positif karena ini akan menjadi musim yang sibuk,” kata Rene Alberts dikutip laman resmi klub.

“Jadi, kabar adanya regulasi lima pergantian adalah kabar bagus tapi bagaimana cara menggunakannya. Itu adalah hal yang perlu kami ketahui selanjutnya. Selain itu, juga belum ada surat resmi dari PSSI mengenai regulasi tersebut,” Rene Alberts menambahkan.

Sebelum Liga 1 dihentikan, Persib menuai raihan positif. Kesebelasan kesayangan Bobotoh itu menjadi satu-satunya klub yang mampu menyapu bersih tiga kemenangan secara beruntun.

Persib mengalahkan Persela Lamongan tiga gol tanpa balas, lalu menekuk Arema FC dan PSS Sleman dengan skor identik 2-1. Alhasil untuk sementara juara Piala Presiden 2015 tersebut menduduki posisi puncak klasemen mengumpulkan sembilan poin.

Dijadwalkan Liga 1 dimulai kembali pada 1 Oktober mendatang sampai dengan 28 Februari tahun depan. Semua pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa dan tanpa kehadiran penonton, untuk mencegah ada yang terinfeksi virus corona.