Bima Sakti Pantau Kemampuan Tujuh Pemain Baru Timnas Indonesia U-16

Timnas Indonesia U-16 telah memulai pemusatan latihan (TC) lanjutan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Pasukan Garuda Muda langsung berlatih dengan materi yang difokuskan ke pola permainan.

Sebanyak 30 pemain dipanggil dalam TC lanjutan tersebut. Tujuh di antaranya merupakan muka baru yang diharapkan mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

Pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti, menyebut membuka peluang untuk para pemain baru tersebut masuk ke timnya. Oleh karenanya, ia menginginkan mereka bersaing secara sehat.

“Setelah kemarin kami melakukan latihan pengembalian kondisi fisik pemain di hotel saja, seperti latihan ringan, gym dan lainnya, hari ini saya berikan porsi lebih banyak ke permainan,” kata Bima dikutip laman resmi PSSI.

“Saya ingin langsung melihat permainan dan kemampuan dari para pemain yang juga baru dipanggil. Ada tujuh orang pemain. Sementara itu, saya sudah memiliki kerangka tim. Saya ingin mendapatkan pemain dari tujuh orang tersebut untuk mengisi pos-pos yang saya rasa kurang dalam tim ini,” Bima menambahkan.

Timnas Indonesia U-16 tetap menggelar TC sebagai persiapan turun di Piala Asia U-16. Ajang tersebut yang awalnya digelar akhir tahun ini terpaksa diundur ke awal tahun depan karena belum berakhirnya pandemi virus corona.

Pada Piala Asia U-16, timnas Indonesia U-16 menempati Grup D. Mereka bakal berhadapan dengan tiga negara kuat yakni Jepang, Arab Saudi, dan Tiongkok.

“Harapan saya, di mana pun mereka berlatih, semoga tetap bisa memberikan yang terbaik di pemusatan latihan bulan ini, kami bisa lebih optimal dan saya ingin meningkatkan intensitas latihan yang lebih tinggi lagi, makanya, porsi latihan bulan ini, lebih banyak ke internal game,” ucapnya.

Di sisi lain Bima menjelaskan alasan timnas Indonesia U-16 tidak menggelar TC di Stadion Patriot Candrabahaga, Bekasi. Padahal, sebelumnya I Made Putra Kaicen dan kawan-kawan selalu berlatih di tempat tersebut.

“Yang saya dengar dan baca di berita, bahwa Stadion Patriot digunakan untuk merawat pasien virus corona di Bekasi saat ini, hingga tidak bisa digunakan,” ujar eks pilar Persiba Balikpapan tersebut.