Wallace Costa Tegaskan Kesiapan PSIS Semarang Arungi Liga 1

Kapten PSIS Semarang Wallace Costa menegaskan kesiapannya mengarungi lanjutan Liga 1 2020, meski kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Indonesia ini berlangsung di tengah pandemi virus Corona.

Costa sudah mengikuti latihan tim di Stadion Citarum kemarin setelah menjalani swab test, dan sempat dikarantina setibanya di Semarang. Latihan ini kembali digelar setelah pemain diliburkan usai menjalani swab test.

Hanya saja, Costa menjalani latihan terpisah, karena harus mengembalikan kebugarannya. Pemain berusia 34 tahun tersebut tidak mengikuti sesi latihan gim, dan terlihat melakukan jogging di sentelban stadion.

“Saya senang bisa bekerja lagi, dan sekarang sudah memulai latihan. Saya harus bekerja keras supaya cepat mengembalikan kondisi, karena liga sebentar lagi mau dimulai. Secara keseluruhan saya siap,” ujar Costa melalui channel YouTube resmi klub.

Costa juga menegaskan kesiapannya menghadapi kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat. Pemain asal Brasil ini berharap pandemi cepat berakhir, sehingga suporter bisa kembali menyaksikan tim kesayangannya di stadion.

“Ini sangat penting bagi kami. Kalau liga tidak digulirkan, tidak ada yang bisa kami lakukan. Sekarang tim sudah fokus menghadapi liga musim ini. Memang situasi sekarang tidak bagus, suporter tidak bisa datang, karena masih ada Corona. Saya berharap pandemi berakhir, dan suporter kembali datang ke stadion,” tutur Costa.

Sementara itu, pelatih Dragan Djukanovic mulai mengasah pola permainan menyerang dan bertahan. Djukanovic membagi dua tim ke dalam kelompok menyerang dan bertahan. Djukanovic menyatakan, variasi permainan terus ia kembangkan dalam sesi latihan menjelang bergulirnya Liga 1.

Djukanovic meminta pemain bertahan tidak panik ketika menghadapi tekanan, serta tak sering melepaskan umpan panjang. Di lain sisi, barisan penyerang dituntut untuk pintar mencari posisi, dan tenang dalam melakukan penyelesaian akhir.

“Kami latihan taktik dengan beberapa kombinasi menyerang dan bertahan seperti satu lawan satu, dua lawan dua, dua lawan tiga, empat lawan tiga, dan beberapa variasi lainnya,” ujar Djukanovic dikutip laman resmi klub.

“Variasi menyerang dan bertahan cukup penting bagi kami. Namun tadi saya juga menginstruksikkan pemain saya untuk melakukan games. Sejauh ini cukup baik dan latihan hari ini juga berjalan sesuai harapan saya.”