Pelatih Fisik Breno Rocha Fokus Tingkatkan Endurance dan Speed Persipura Jayapura

Pelatih fisik Persipura Jayapura, Breno Araujo Rocha, merasa perlu kembali meningkatkan performa fisik Israel Wamiau dan kawan-kawan.

Dua pekan menjelang kick-off lanjutan Liga 1 2020, secara umum Breno Araujo Rocha puas dengan perkembangan kondisi fisik para pemainnya.

Hanya saja, sisi endurance dan speed pemain Persipura belum optimal. Karenanya dua hal ini menjadi perhatian Breno Araujo Rocha sebelum kompetisi dimulai.

“Empat minggu persiapan tim di Kota Batu, kami tahu bahwa makin lama tim disiapkan, makin baik pula persiapannya dan kondisi fisik pemain,” kata Breno Araujo Rocha.

“Kami cukup siap untuk bisa memulai kompetisi ini pada 3 Oktober. Kondisi fisik semua pemain cukup baik,” Breno Araujo menambahkan, Minggu (20/9/2020).

Menurut pelatih fisik asal Brasil ini, perlu peningkatkan kekuatan fisik pemain, terutama soal ketahanan dan kecepatan yang belum begitu maksimal.

Setelah genap empat pekan menggelar pemusatan latihan di Kusuma Agrowisata Resort and Convention Hotel, Kota Batu, Malang, dua variasi latihan telah dijalani.

Dua variasi latihan itu yakni physical technical training dan technical tactical training. Hanya saja, peningkatan intensitas latihan berimbas kepada rontoknya enam pemain.

Empat pemain telah pulih dari cedera ringan, yakni Yohanes Ferinando Pahabol, Imanuel Rumbiak, Boaz Theofilius Erwin, dan Ricardo Salampessy.

Namun, dua pemain justru diadang cedera kaki parah dan harus absen enam bulan alias tak bisa bermain dalama 31 laga sekalipun.

Dede Sulaiman dan Marinus Maryanto Wanewar yang mengalami cedera anterior cruciatum ligament (ACL) dan posterior cruciate ligament (PCL).

“Mungkin dalam satu minggu ini kami harus menyelesaikan lagi latihan physical training dan kami memanfaatkan hari-hari yang ada untuk,” Breno Araujo.

“Ini penting, sebab kompetisi sangat padat. Ada 31 pertandingan hanya dalam waktu lima bulan saja,” Breno Araujo Rocha menambahkan.