David Da Silva Akhirnya Bertahan Di Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya boleh lega karena penyerang asing andalan mereka, David da Silva, tak jadi hengkang setelah menerima penawaran terbaru yang diajukan oleh manajemen tim berjuluk Green Force.

Belakangan David dikabarkan menolak pemotongan nilai kontrak yang dilakukan Persebaya berdasarkan rekomendasi dari PSSI, karena situasi sulit di masa pandemi virus corona, yang membuat klub memangkas gaji hingga 50 persen.

Skuad yang sudah berlatih sejak awal September harus tanpa David, karena bomber asal Brasil itu belum juga menentukan sikap. Akhirnya, sinyal baik didapatkan manajemen, dan David bakal segera terbang ke Indonesia.

Candra Wahyudi selaku manajer tim memastikan kabar tersebut, setelah menjalani komunikasi dengan agen sang pemain, Antonio Teles. Kini, David tinggal mengurus segala kebutuhan supaya bisa sampai di Surabaya.

“Saat ini David sedang di Brasilia melengkapi dokumen yang diperlukan untuk bisa secepat mungkin bergabung dengan tim,” ungkap Teles, dikutip laman resmi Persebaya, 22 September.

“Saya hanya sampaikan ke David bahwa situasi saat ini sedang sulit. Di mana-mana. Dia mau mendengar dan setuju dengan negosiasi yang diajukan Persebaya,” sambung mantan pemain Persiba Balikpapan itu.

Manajemen mengapresiasi David yang sudah mau memahami situasi saat ini dan melanjutkan komitmen untuk tetap membela Bajul Ijo. Dengan demikian, Persebaya tidak perlu kehilangan pemain asing, seperti beberapa klub lain.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pemain, memahami situasi sulit yang ada saat ini. Sehingga bisa tetap bersama-sama melanjutkan kompetisi,” beber Candra diwartakan situs resmi Persebaya.

Sebelumnya, pemain asing yang lebih dulu berkomitmen memastikan status mereka antara lain Makan Konate asal Mali, Aryn Williams dari Australia, dan striker lubang berpaspor Palestina, Mahmoud Eid.

Dengan demikian Aji Santoso bakal tetap bisa mengandalkan duet David dan Eid sebagai juru gedor klub bernuansa hijau ini. Sebelumnya Aji sudah memikirkan untuk mengubah posisi dan peran Eid untuk menjadi striker murni, jika David memang hengkang.

David dan Persebaya seakan memang sudah saling mengerti dan cocok. David selalu menjadi topskorer klub pada setiap musimnya, dan sempat bermain di Pohang Steelers, Korea Selatan, namun kembali ke Persebaya musim lalu.