Aturan Baru Liga 1 2020, Pelatih Hanya Boleh Tiga Kali “Ganggu” Wasit

Pemain yang masuk daftar susunan pemain (DSP) dalam Liga 1 musim ini akan bertambah. Jika bakunya hanya 18 pemain, kini menjadi 21 pemain.

Itu aturan baru dalam regulasi pemain yang akan diterapkan dalam Liga 1 2020 sebagaimana ditetapkan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Kami memberi keleluasan pada klub untuk mendaftarkan 21 pemain dalam DSP di laga wajibnya di Liga 1 musim ini,” kata Direktur Kompetisi PT LIB, Asep Saputra.

Dalam acara managers meeting klub Liga 1 2020 di Hotel Horison, Bandung, itu Asep memaparkan hal-hal baru dalam lanjutan kompetisi.

Aturan lainnya yang bakal diterapkan adalah pergantian pemain maksimal lima kali dalam satu pertandingan, dan wajib ada dua pemain U-21 dalam DSP.

“Tim mendapatkan kesempatan mengganti lima pemain, tapi (hanya) dalam tiga kesempatan,” Asep menjelaskan sistem pergantian pemain.

Maksudnya, pelatih klub hanya boleh “mengganggu” wasit untuk pergantian pemain sebanyak tiga kali. Sekali pergantian bisa satu, dua, atau bahkan tiga pemain sekaligus.

“Mau langsung mengganti lima pemainnya sekaligus juga bukan masalah. Pokoknya regulasi membatasi tiga kesempatan untuk ganti pemain,” Asep menuturkan.

Selebihnya, tidak ada hal yang baru dalam managers meeting tersebut. Kecuali, pemaparan soal dipercepatnya bursa transfer periode kedua musim ini.

Itu dikarenakan banyaknya klub yang harus kehilangan pemain asingnya dalam lanjutan liga 1 2020 dan sejumlah pemain meminjamkan pemainnya ke klub Liga 2 2020.

“Semua yang kami bahas dan diskusikan saat managers meeting hari ini berjalan lancar dan membawa hasil,” ucap Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita.

“Acara ini menegaskan bahwa PT LIB sudah siap melaksanakan kompetisi tepat waktu pada 1 Oktober mendatang,” Akhmad Hadian menambahkan.

Soal masih adanya keraguan dari klub Liga 1 2020 dan publik bahwa kompetisi musim ini tak akan berjalan, PT LIB memastikan semuanya telah terencana matang.

“Ini juga untuk menjawab keraguan klub tentang kesiapan kami gelar Liga 1,” Sudjarno, Direktur Operasional PT LIB, memungkasi.