Manajemen Tegaskan PSS Sleman Tak Akan Dipindah

Bos PSS merespons kekhawatiran yang belakangan muncul, bahwa Super Elang Jawa akan dipindah ke kota lain.
Manajemen PSS Sleman memberi penegasan bahwa mereka berkomitmen bakal tetap berada di Kabupaten Sleman. Hal ini dituturkan oleh Marco Gracia Paulo, selaku direktur utama klub berjuluk Super Elang Jawa.

Entah dari mana isu tersebut muncul ke permukaan, namun PT Putra Sleman Sembada, selaku pemilik PSS, dikatakan Marco tidak pernah berpikir untuk melakukan hal tersebut. Dirinya pun tidak ingin isu ini berlarut.

“Bila ada kekhawatiran dengan adanya investor baru lalu diartikan bahwa PSS dijual berarti Sleman juga dijual, itu salah. PSS tak akan keluar dari Sleman, PSS adalah Sleman, selamanya Sleman,” tegas Marco kepada awak media.

Hal terkait ini juga sempat disampaikan Marco kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Hardo Kiswoyo. Dalam audiensi di kantor Bupati itu hadir juga Direktur Komersial PT PSS, Yoni Arseto, Ketua BKAD Sleman, Haris Sutarta, UPT Stadion Maguwoharjo, Ketua KONI Sleman, Pramono dan Kepala Dispora Sleman, Agung Armawanta.

Sebaliknya, manajemen PSS saat ini malah sedang berusaha membuat klub dengan warna hijau tersebut untuk lebih profesional dan berkembang. Mereka juga sudah mempersiapkan berbagai rencana untuk PSS.

“Kami ingin PSS tak sekedar jadi tim yang berlaga di Liga 1 tapi menjadikannya lebih dari sebuah klub. Membawa Sleman pada peta Indonesia tak cuma jadi lokasi sebuah klub tapi juga tujuan pariwisata dengan potensinya yang luar biasa,” beber Marco.

Saat ini manajemen mengatur rencana jangka panjang, termasuk berharap bisa menjadi juara kompetisi pada kompetisi 2022. Musim ini menjadi tahun kedua PSS bermain di Liga 1, setelah mereka promosi pada 2019, usai menjuarai Liga 2 2018.

“Hal lain yang terpenting adalah PSS apa yang diinginkan oleh kita? Kita ingin kembali ke akar Super Elang Jawa [Super Elja]. Seperti apa filosofi permainan PSS, bagaimana nanti itu bisa diwariskan pada generasi mendatang,” tukas Marco.

PSS sendiri siap menyambut Liga 1 2020 yang akan kembali dilaksanakan pada 1 Oktober mendatang, di tengah pandemi virus corona. PSS sudah melakukan renegosiasi kontrak dengan tim pelatih, hingga pemain.

Sebelum kompetisi dihentikan 16 Maret lalu, PSS di bawah arahan pelatih Dejan Antonic belum mampu meraih kemenangan. Dari tiga pertandingan yang mereka jalani, PSS baru dapat satu poin hasil imbang kontra TIRA Persikabo.