PT LIB Imbau KLub Liga 1 2020 Terbuka dengan Status Kesehatan Pemain

Presiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih, mengumumkan salah satu pemainnya, Andri Ibo, positif Covid-19 pada Minggu (13/9/2020).

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, merespons kabar Andri Ibo, yang positif Covid-19, terkait lanjutan kompetisi.

Akhmad Hadian Lukita sangat berharap pemain berposisi bek tengah itu sembuh dari infeksi Covid-19 sebelum bergulirnya Liga 1 2020 pada 1 Oktober.

“Intinya, kalau betul positif tentu harus diupayakan sembuh sebelum liga dimulai kembali pada 1 Oktober (2020),” kata Akhmad Hadian pada Senin (14/9/2020).

Akhmad juga mengimbau agar seluruh pemain dari klub yang tampil dalam lanjutan Liga 1 2020 harus selalu memperhatikan kondisi kesehatan.

“Saya juga ingin semua pemain (tidak hanya di Persik Kediri) harus mulai aware terhadap kondisi kesehatan,” ujar Akhmad melalui sambungan telepon.

“Hal itu agar nanti pada saat bertanding dalam liga, semuanya dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19,” Akhmad menjelaskan.

Pria berusia 55 tahun itu juga khawatir ada pemain dari tim Liga 1 2020 yang terpapar Covid-19. PT LIB ingin seluruh tim terbuka dengan hasil test swab.

“Sudah lama diinfokan ke klub-klub, kalau sebelum 23 september harus melakukan tes Covid-19 secara mandiri,” tutur Akhmad.

“Saya juga ingin semua punya sifat khawatir dan bisa menyikapi ini semua secara prefentif,” Akhmad Hadian Lukita menambahkan.

Baik PSSI maupun PT LIB, pun memastikan bahwa Liga 1 2020 akan tetap dilanjutkan meski ada pemain yang dikabarkan positif Covid-19.

Satu yang jadi penekanan, klub kontestan Liga 1 2020 diminta terbuka dengan status kesehatan pemainnya, sebab menyangkut banyak lapisan dalam kompetisi.

Kejadian seperti pemusatan latihan timnas Indonesia, yang disebutkan ada positif Covid-19 namun menutupinya, diharapkan tidak terjadi dalam kompetisi.