Keppres & Inpres Piala Dunia U-20 Keluar, INAFOC Langsung Bergegas

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), resmi mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) dan Instruksi Presiden (Inpres) untuk Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Keluarnya surat tersebut membuat Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee (INAFOC), dapat leluasa menjalankan tugasnya.

Keppres Nomor 19 Tahun 2020 berisikan tentang Penetapan Panitia Nasional Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Sementara Inpres Nomor 8 Tahun 2020, berisikan dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan ajang tersebut.

Dalam Inpres tersebut 31 lembaga diminta Jokowi untuk ambil bagian di Piala Dunia U-20. Adapun lembaga yang maksud mulai dari 16 kementerian, enam kepala daerah setingkat gubernur, lima walikota, dan empat bupati, yang jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Selain itu, Jokowi juga melibatkan Sekretaris Kabinet, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Adanya mereka untuk mengawasi perhelatan Piala Dunia U-20 2021.

“Dengan adanya dua hal tersebut [Keppres dan Inpres] kami dari kepanitiaan akan langsung bergerak cepat untuk melakukan persiapan,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kamis (17/9).

“Hal pertama yang akan saya lakukan setelah terbitnya Keppres dan Inpres itu, saya akan meninjau Jawa Timur,” pria yang juga menjabat sebagai ketua INAFOC tersebut menambahkan.

Sampai sekarang FIFA belum mengunjungi Indonesia untuk melihat enam stadion yang sudah ditetapkan untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-20. Penyebabnya karena penyebaran virus corona masih luas.

Keenam stadion yang dipilih yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).

Kendati demikian, Zainudin menyebutkan perhelatan Piala Dunia U-20 belum ada perubahan. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei sampai dengan 12 Juni tahun depan.

“Saya jelaskan di sini, komunikasi yang dilakukan dengan FIFA oleh PSSI masih lancar sesuai dengan perencanaan belum ada perubahan jadwal,” ujar Zainudin.

“Dengan adanya Inpres ini semua pekerjaan bisa dikerjakan dengan cepat dan mudah-mudahan tidak ada kendala,” politisi partai Golongan Karya tersebut menambahkan.