Borneo FC Sebut Janji Subsidi Belum Terwujud

Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita baru-baru ini mengungkapkan besaran subsidi untuk tim Shopee Liga 1 2020. Jumlahnya mencapai Rp 800 juta per bulan, selama setengah tahun.

Hitungannya dimulai dari masa persiapan yaitu September ini. Kemudian berlaku sampai kompetisi berakhir pada Februari 2021.

Lantas, apakah janji itu sudah tereksekusi? Mengingat sekarang sudah memasuki pekan ketiga dari September, dan kompetisi akan efektif mulai 1 Oktober.

Informasi perihal itu datang dari Presiden Klub Borneo FC, Nabil Husein Said Amin. Ia mengaku belum menerima.

“Kita belum terima apa-apa. Harusnya sudah start dari awal September. Semoga komitmen tetap dijalankan,” ujar Nabil kepada Bola.net, Kamis (17/9).

Fakta itu membuat Nabil seperti putus asa. Mengingat timnya sudah menggelar persiapan selama satu bulan terakhir dan sudah jelas tidak ada pemasukan.

Apalagi, Borneo FC harus pindah markas. Tim berjuluk Pesut Etam itu geser ke Yogyakarta karena Shopee Liga 1 2020 dipusatkan di Pulau Jawa.

“Langit seperti abu-abu sekarang ini. Lama-kelamaan klub bisa sekarat kalau seperti begini,” imbuh Nabil.