5 Fakta Menarik Timnas U-19 Era Shin Tae-yong, Formasi Khas hingga Pemain Langganan Starter

Timnas U19 Indonesia arahan Shin Tae-yong sudah melakoni empat laga uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan di Kroasia.

Terakhir, skuad Garuda Muda berhasil memetik kemenangan 2-1 atas Qatar pada laga yang berlangsung di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Kamis (17/9/2020) malam WIB.

Bagi timnas U19 Indonesia, ini adalah kemenangan perdana dalam empat laga uji coba yang telah dilakoni.

Sebelumnya, David Maulana dkk memetik dua kekalahan dan satu hasil imbang.

Dua kekalahan mereka derita saat bersua Bulgaria (0-3) dan tuan rumah Kroasia (1-7).

Sementara itu, satu hasil imbang terjadi ketika menjajal kekuatan Arab Saudi (3-3).

Dari keempat laga tersebut, terdapat sejumlah fakta menarik di balik kiprah skuad asuhan Shin Tae-yong. Berikut lima di antaranya:

1. Formasi langganan Shin Tae-yong

Dari keempat laga uji coba yang telah dilakoni timnas U19 Indonesia di Kroasia, Shin Tae-yong selalu menerapkan formasi 4-4-2.

Shin Tae-yong juga pernah menggunakan formasi ini ketika mendampingi timnas senior Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 kontra raksasa Eropa, Jerman.

Kala itu, formasi 4-4-2 sukses membawa Korea Selatan menang 2-0 atas Jerman.

Pada awalnya, formasi 4-4-2 yang coba diterapkan Shin Tae-yong di timnas U19 Indonesia itu belum berjalan maksimal.

Skuad Garuda Muda gagal mencetak gol pada laga uji coba pertama kontra Bulgaria, Sabtu (5/9/2020).

Namun, ketika memasuki tiga laga berikutnya, formasi yang coba diterapkan Shin Tae-yong mulai berjalan.

Timnas U19 Indonesia berhasil membukukan satu gol meski harus takluk 1-7 dari Kroasia pada laga kedua.

Selanjutnya, pasukan Garuda Muda mampu mencetak gol saat bersua Arab Saudi (3-3) dan dua gol ketika menjajal kekuatan Qatar (2-1).

2. Pemain-pemain yang selalu jadi starter

Ada empat pemain timnas U19 Indonesia yang seolah mendapat kepercayaan lebih dari Shin Tae-yong.

Keempat pemain tersebut selalu menjadi starter pada empat laga uji coba yang telah dilakoni.

Pemain pertama yang selalu menjadi starter ialah kiper asal klub PSMS Medan, Muhammad Adi Satryo. Dia selalu menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang timnas U19 Indonesia.

Selanjutnya, terdapat duet lini tengah di formasi 4-4-2 Shin Tae-yong, David Maulana dan Witan Sulaeman.

Sama seperti Muhammad Adi Satryo, mereka selalu tampil sejak menit awal.

Sementara itu, pemain terakhir yang selalu ditunjuk menjadi starter adalah Irfan Jauhari.

Adapun Irfan Jauhari berposisisi sebagai penyerang. Dari empat laga, dia diduetkan secara bergantian dengan Saddam Gaffar dan Braif Fatari.

3. Selalu kebobolan

Penampilan agresif pasukan Garuda Muda tampaknya harus dibayar mahal. Mereka selalu kebobolan dalam empat laga uji coba di Kroasia.

Total, mereka sudah kebobolan 14 gol dalam keempat laga tersebut.

David Maulana dkk paling menderita ketika menelan kekalahan 1-7 dari tuan rumah Kroasia.

Setelah memetik hasil imbang 3-3 kontra Arab Saudi, Shin Tae-yong pun mengakui bahwa pasukan Garuda Muda memiliki kekurangan dalam hal bertahan.

Namun, pelatih berusia 51 tahun itu langsung membenahi pertahanan timnas U19 Indonesia dan hasilnya tampak dari laga kontra Qatar.

Seperti yang diketahui, Garuda Muda hanya kebobolan satu gol pada laga tersebut, bahkan berhasil memetik kemenangan.

4. Enam gol timnas U19 Indonesia dicetak oleh enam pemain berbeda

Dari keempat laga uji coba, skuad Garuda Muda sudah mencetak enam gol.

Kala ditaklukkan Kroasia (1-7), gol semata wayang timnas U19 Indonesia tercipta dari aksi Bagas Kaffa pada menit ke-72.

Kemudian ketika menahan imbang Arab Saudi (3-3), ketiga gol Garuda Muda disumbangkan oleh Irfan Jauhari (45′), Saddam Gaffar (52′), dan Braif Fatari (90).

Sementara itu, kala memetik kemenangan atas Qatar (2-1), sepasang gol skuad asuhan Shin Tae-yong dicetak oleh Brylian Aldama (18′) dan Muhammad Supriadi (84′).

Dengan demikian, semua gol yang dibukukan timnas U19 Indonesia tercipta dari enam pemain berbeda.

5. Menang, seri, kalah, sudah dirasakan

Semua hasil dalam sebuah pertandingan sepak bola sudah dirasakan oleh pasukan Garuda Muda.

Dari keempat laga uji coba, mereka memetik satu kememangan, satu seri, dan dua kekalahan.

Timnas U19 Indonesia selalu menunjukkan perkembangan, dari menderita kekalahan pada dua laga perdana, kemudian imbang pada laga ketiga, hingga menang saat melakoni laga keempat.

Mereka akan kembali “menuntut ilmu” pada tiga laga uji coba berikutnya.