Dilatih Mario Gomez, Pemain Asing Borneo FC Optimistis Hadapi Lanjutan Liga 1 2020

Pemain asing Borneo FC, Nuriddin Davronov, cukup optimistis menghadapi lanjutan Liga 1 2020, apalagi dengan kahadiran Mario Gomez sebagai pelatih.

Pemain asaing terakhir Borneo FC itu baru ikut bergabung latihan bersama pasa Senin, (14/9/2020), di Stadion Segiri, Samarinda.

Hal itu karena sebelumnya Nuriddin baru sampai di Indonesia pekan lalu dan langsung menjalani swab test, itu kenapa ia baru turut kembali bergabung ke Borneo FC.

Setelah hampir lima bulan istirahat, akhirnya pemain asal Tajikistan itu kembali menjalani latihan di lapangan terbuka.

Oleh karena itu, Nuriddin pun mengungkapkan bagaimana kerinduannya kepada sepak bola.

“Saya sangat bersyukur Visa saya diterima dan bisa kembali ke Samarinda. Saya sangat rindu sepakbola dan rindu dengan tim,” kata Nuriddin sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman Borneo FC.

Tak hanya itu, Nuriddin pun merasa bisa kembali beradaptasi di lapangan dengan baik, walaupun ia merasa masih membutuhkan waktu untuk bisa kembali ke performanya.

Menurutnya tidak ada masalah karena ia memang baru kembali mengotak-atik bola apalagi ia juga baru sampai di Indonesia sehingga memang butuh adaptasi.

“Adaptasinya berjalan dengan baik, Alhamdulillah. Agak sulit setelah cukup lama beristirahat,” ucap Nuriddin.

“Mungkin ini akan terasa di 7-10 hari pertama dan selanjutnya akan lebih terbiasa,” ujarnya.

Sementara itu untuk pergantian pelatih pun menjadi sorotan Nuriddin, karena baginya sosol Mario Gomez bukan orang asing baginya.

Nuriddin mengatakan bahwa sebelumnya saat ia masih membela klub asal Tajikistan, Istikol FC, tim yang diperkuatnya sudah bertemu dengan mantan pelatih Arema FC tersebut.

Nuriddin bertemu dengan Mario Gomez di ajang final AFC Cup 2015 saat mantan pelatih Arema itu masih menukangi klub asal Malaysia, Johor Darul Ta’zim.

Nuriddin menyambut baik dengan adanya Mario Gomez dan kehadiran pelatih fisik Borneo FC, yakni Marcos Gonzales.

“Gomez adalah pelatih yang bagus dan sosok yang baik. Saya melihat dia ketika dia bekerja di Johor Darul Takzim,” tutur pria yang akrab disapa Nur.

Dengan itu hadirnya Mario Gomez bahkan ia cukup percaya diri bahwa Borneo FC bakal meraih hal bagus pada lanjutan Liga 1 2020 ini.

“aya bertemu dengan mereka di final AFC Cup 2015. Staff pelatih pun juga sangat bagus. Tim ini sudah seperti keluaga besar dan saya rasa tahun ini kami akan mempunyai kesempatan bagus untuk menunjukkan diri kami dan meraih juara. Insya Allah,” katanya.

“Adaptasinya berjalan dengan baik, Alhamdulillah. Agak sulit setelah cukup lama beristirahat,” ucap Nuriddin.

“Mungkin ini akan terasa di 7-10 hari pertama dan selanjutnya akan lebih terbiasa,” ujarnya.

Sementara itu untuk pergantian pelatih pun menjadi sorotan Nuriddin, karena baginya sosol Mario Gomez bukan orang asing baginya.

Nuriddin mengatakan bahwa sebelumnya saat ia masih membela klub asal Tajikistan, Istikol FC, tim yang diperkuatnya sudah bertemu dengan mantan pelatih Arema FC tersebut.

Nuriddin bertemu dengan Mario Gomez di ajang final AFC Cup 2015 saat mantan pelatih Arema itu masih menukangi klub asal Malaysia, Johor Darul Ta’zim.

Nuriddin menyambut baik dengan adanya Mario Gomez dan kehadiran pelatih fisik Borneo FC, yakni Marcos Gonzales.

“Gomez adalah pelatih yang bagus dan sosok yang baik. Saya melihat dia ketika dia bekerja di Johor Darul Takzim,” tutur pria yang akrab disapa Nur.

Dengan itu hadirnya Mario Gomez bahkan ia cukup percaya diri bahwa Borneo FC bakal meraih hal bagus pada lanjutan Liga 1 2020 ini.

“aya bertemu dengan mereka di final AFC Cup 2015. Staff pelatih pun juga sangat bagus. Tim ini sudah seperti keluaga besar dan saya rasa tahun ini kami akan mempunyai kesempatan bagus untuk menunjukkan diri kami dan meraih juara. Insya Allah,” katanya.