Arema FC Percaya Diri Bisa Datangkan Pemain Asing dengan Gaji 50 Persen

Meski dengan diberlakukannya pemotongan gaji sebesar 50 persen pada pemain, Arema FC percaya diri bisa mendatangkan legiun asing untuk lanjutan Liga 1 2020.

Arema FC saat ini memang telah kehilangan dua pemain asingnya untuk lanjutan Liga 1 2020 yang bakal kembali bergulir mulai 1 Oktober mendatang.

Dua pemain asing Arema FC yang mundur dari tim adalah striker Jonathan Bauman dan gelandang serang Oh In-kyun, yang memutuskan gantung sepatu dari dunia sepak bola.

Kepergian dua pemain asing yang vital ini tentu menciptakan lubang yang besar di dalam tim berjulukan Singo Edan tersebut.

Oleh karena itu untuk menghadapi lanjutan Liga 1 2020, Manajer Umum Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan bahwa pihaknya akan mencari penganti.

Namun, Arema FC masih menunggu hal yang lebih penting, yakni kedatangan pelatih, dan regulasi bursa transfer yang ditetapkan oleh PT LIB ( Liga Indonesia Baru).

“Ya, kami menunggu regulasi kalau soal pemain. Kalau diperbolehkan, kami akan segera mencari pengganti. Tetapi, hal itu juga bakal kami diskusikan dulu dengan pelatih baru nantinya,” kata Ruddy Widodo kepada BolaSport.com, Selasa (15/9/2020).

Dalam situasi seperti saat ini tentu saja tidak akan mudah untuk tim asal Malang tersebut dalam merekrut pemain asing anyar.

Pasalnya, PSSI telah mengeluarkan surat keputusan atau SKEP/53/VI/2020 yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada 27 Juni 2020, yang menyatakan tim-tim Liga 1 boleh menggaji pemain dan pelatih hanya 50 persen dari nilai kontrak.

Dengan diterapkannya aturan tersebut, tak sedikit pemain yang memutuskan mundur, dari pemain asing maupun pemain lokal.

Tetapi, Ruddy Widodo cukup percaya diri bahwa tak sedikit pemain asing yang mau datang ke Indonesia meski dengan tawaran gaji sebesar itu.

Tentunya saat mencari pemain asing, Arema FC akan menjelaskan aturan yang berlaku di tengah pandemi COVID-19.

“Nantinya sejak awal pemain asing kami informasikan bahwa gaji dan kontrak selama masa pandemi kira-kira sebesar itu, mau atau tidak?,” ujar Ruddy.

“Tidak akan susah karena menurut saja masih banyak pemain yang mau bermain di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya apa nantinya akan mencari pemain asing baru atau akan mengaet pemain yang sudah berada di Indonesia, Ruddy Widodo mengatakan belum bisa memutuskan hal tersebut.

Pasalnya, masalah itu semua tergantung pada pelatih baru yang rencananya bakal diperkenalkan pekan ini.

“Belum bisa memastikan pemain asing yang sudah berada di Indonesia atau yang lain. Tetapi, kalau menurut saya walaupun belum ada yang bermain di Indonesia, saya kira pasti banyak yang mau,” tutur Ruddy Widodo.

Selain sudah kehilangan dua orang, pemain asing Arema lainnya, yakni Matias Malvino, pun belum memiliki kejelasan nasib pada lanjutan Liga 1 2020.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.