APSSI, PSSI, dan Kemenpora, Akan Gelar Kursus Lisensi D dan C Secara Gratis

Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) berencana menggelar kursus lisensi kepelatihan level C dan D secara gratis.

Hal tersebut diungkapkan Yeyen Tumena, Ketua APSSI, saat ditemui wartwan dalam perayaan HUT APSSI yang pertama pada 15 September 2020.

Yeyen Tumena mengatakan, program kursus lisensi kepelatihan sepak bola level C dan D ini sebelumnya sudah dibicarakan dengan PSSI.

“Pak Ketum PSSI sudah setuju. Kami perlu bantuan dari PSSI karena mereka yang mempunyai modul dan instruktur,” kata Yeyen Tumena, Selasa (15/9/2020).

Bukan hanya itu, Yeyen menyebutkan, selain dengan PSSI, APSSI juga bakal bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Dalam hal ini, pemerintah (Kemenpora) bisa membantu pembiayaan demi pemerataan kepelatihan serta penambahan sumber daya manusia.

“Kemudian dalam hal pembiayaan dan tanggaung jawab bisa dari pemerintah. Dalam hal ini memberikan kesempatan peningkatan sumber daya manusia,” ujar Yeyen.

“Kami mencoba bekerja sama untuk memutuskan memberikan kursus kepelatihan gratis, teknisnya dibahas dengan Kemenpora dan PSSI,” Yeyen menambahkan.

Lebih dari itu, Yeyen juga membeberkan soal kriteria pelatih yang bisa atau berhak mendapatkan kursus lisensi C dan D secara gratis ini.

Meski begitu, soal detail kriterianya, menurut Yeyen masih akan dibicarakan bersama PSSI dan juga Kemenpora, secara saksama dan terbuka.

“Pertama yang terpenting mereka pelatih aktif. Kedua, pelatih itu harus asli dari daerah lahirnya,” Yeyen menjelaskan.

“Lalu, ada poin-poin lain salah satunya pelatih itu harus menjadi anggota APSSI. Dan ini yang sedang kami bicarakan bersama PSSI serta Kemenpora,” ucap Yeyen.

Seperti yang diinfokan mantan Direktur Teknik Bhayangkara FC ini, biasanya biaya kursus lisensi D seharga Rp5 juta dengan kuota 30 sampai 35 orang.

Sedangkan untuk biaya kursus lisensi C yakni Rp10 juta dengan kuota maksimal 24 orang. Bagi sebagian kalangan, ini harga yang besar.