Tunggu Hasil ‘Swab Test’, PSIS Semarang Liburkan Pemain

Antisipasi penyebaran pandemi virus Corona terus dilakukan PSIS Semarang. Setelah melakoni swab test hari ini, penggawa Mahesa Jenar diliburkan dari aktivitas latihan selama beberapa waktu.

Tes ini awalnya akan digelar di rumah dinas wali kota Semarang, namun dibatalkan. Sedikitnya 60 orang yang terdiri dari pemain, staf pelatih, ofisial, dan manajemen mengikuti swab test kedua di mes PSIS yang dilakukan dinas kesehatan Kota Semarang hari ini.

Kapten tim Wallace Costa dan Andreas Chrismanto Ado yang baru tiba di Semarang mengikuti swab test. Costa tetap ikut, walaupun hasil yang diperoleh saat melakukan tes di Brasil adalah negatif.

Manajer umum Wahyoe Winarto mengatakan, manajemen rutin melakukan swab test terhadap pemain di masa persiapan tim menyambut kembali bergulirnya Liga 1 2020 pada awal Oktober. Mereka ingin memastikan tidak ada kluster penyebaran COVID-19 di tim.

Menurut Wahyoe, manajemen menginginkan pemain dalam kondisi sehat dalam masa persiapan ini. Setelah menjalani tes, pemain diliburkan dari latihan. Mereka kembali berkumpul setelah hasil swab test keluar.

“Swab secara rutin merupakan prosedur yang harus PSIS jalani supaya memastikan pemain dalam keadaan sehat. Kami semua berharap pemain serta ofisial negatif COVID-19, sehingga tidak menganggu persiapan tim,” ujar pria yang akrab disapa Liluk ini dikutip lawan resmi klub.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pak wali kota beserta jajaran dinas kesehatan Kota Semarang yang sudah memfasilitasi tes swab untuk PSIS. Semoga kami bisa menjawab dukungan pemerintah Kota Semarang dengan prestasi di kancah Liga 1.”

Protokol kesehatan memang menjadi perhatian utama klub, mengingat lanjutan Liga 1 digelar di tengah pandemi virus Corona. Apalagi dalam satu pekan terakhir terjadi peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia.

Belum lama ini, manajemen Persik Kediri mengumumkan salah satu pemainnya, Andri Ibo, dinyatakan reaktif COVID-19 setelah dilakukan swab test. Andri Ibo masuk ke dalam kategori orang tanpa gejala (OTG), karena kebugarannya tetap bagus.

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengapresiasi sikap dari Persik yang mau terbuka soal pemainnya. PT LIB juga mengimbau untuk semua peserta benar-benar menjaga protokol kesehatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.