Tanggapan Arema FC Terkait Subsidi yang Tak Kunjung Dicairkan PT LIB

Manajer Umum Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan tak bisa mengharapkan banyak dari subsidi yang belum dikucurkan oleh PT LIB (Liga Indonesia Baru).

Meski lanjutan Liga 1 2020 dipastikan bakal bergulir mulai 1 Oktober mendatang, Arema FC beserta klub-klub lainnya belum menerima subsidi dari PT LIB.

Seperti diketahui, Arema FC dan klub peserta Liga 1 2020 dipastikan bakal menerima subsidi dari PT LIB selaku penyelenggara kompetisi.

Subsidi yang bakal diterima oleh klub-klub Liga 1 sebesar Rp800 juta per bulan dan subsidi itu seharusnya bakal mulai dicairkan tepat satu bulan sebelum kompetisi dimulai.

Seharusnya tim berjulukan Singo Edan itu telah menerima subsidi untuk lanjutan Liga 1 2020 karena sudah kurang dari satu bulan sebelum kompetisi dimulai.

Menanggapi hal itu, Ruddy Widodo tak ingin terlalu berharap pada subsidi.

Menurutnya Arema FC bahkan sudah hampir tiga tahun tak mengandalkan subsidi sebagai dana pokok.

Bagi Arema FC, subsidi yang didapatkan dari operator kompetisi seperti bantuan untuk menunjang dana utama klub.

“Ya, bukannya sombong. Sudah selama dua atau tiga tahun ini, subsidi itu seperti suplemen, bukan makanan utama lagi bagi Arema,” kata Ruddy Widodo kepada BolaSport.com, Selasa (15/9/2020).

Ruddy Widodo menjelaskan pihaknya tak bisa menjadikan subsidi sebagai makanan utama.

Menurutnya, mengharapkan sesuatu yang tak bisa dipastikan malah akan menjadi sebuah penyakit karena ujung-ujungnya tidak sesuai harapan.

Oleh karena itu, Arema FC menganggap subsidi itu seperti vitamin yang memang perlu dikonsumsi walaupun terkadang terlambat untuk melakukannya.

“Kalau subsidi dijadikan makanan pokok, nantinya tidak sesuai harapan. Akhirnya kasihan ke pemain,” ujar Ruddy.

“Oleh sebab itu kami selama hampir tiga tahun menjadikan subsidi itu sebagai vitamin saja,” ucapnya.

Walaupun begitu, Ruddy mengatakan bahwa ia percaya subsidi bakal dikucurkan oleh PT LIB dalam waktu dekat atau pada September ini, hanya kepastiannya pada tanggal berapa sampai saat ini belum diketahui.

“Kami tahu pasti akan dikucurkan. Cuma untuk tanggal pastinya kami belum tahu,” tuturnya.