Mereka yang Terlibat Empat Gol di Timnas U-19, Bagas Kaffa Paling Menonjol

Meski menjadi lumbung gol dengan angka 13 kebobolan, setidaknya timnas U-19 mampu membukukan empat gol. Koleksi itu hadir di laga vs Kroasia (1-7) dan Arab Saudi (3-3).

Selain titik kelemahan yang sangat terlihat di barisan pertahanan, ada titik cerah dalam sisi produktivitas. Semua pihak mengetahui bahwa pelatih Shin Tae-yong tak membawa beberapa juru gedor andalan dalam menggelar pemusatan latihan (TC) di Kroasia.

Tak ada nama Baguas Kahfi, Sutan Zico, dan Fajar Fathurrahman yang sejak timnas U-16 hingga U-19 era Fakhri Husaini menjadi mesin gol. Timnas U-19 ke Kroasia hanya membawa satu striker dengan pengalaman internasional, Saddam Emiruddin Gafar.

Alhasil, sejak awal ketajaman lini depan Indonesia sudah diragukan.

Namun, hal itu mulai terkikis. Empat gol yang berhasil mereka cetak dalam tiga laga patut diapresiasi mengingat kualitas lawan yang di atas.

Lantas, siapa saja yang teribat dalam empat gol timnas? Berikut ulasannya.

1. Arhan Pratama
Selain berperan menggalang pertahanan di bek sayap kiri, saat bersua Kroasia ia menunjukkan kelasnya sebagai bek modern. Ia rajin membantu penyerangan hingga akhirnya umpan Arhan mampu dikonversi gol oleh Bagas Kaffa. Momen itu terjadi pada menit ke-72.

Ia melepaskan umpang silang ke sisi kanan yang langsung disambut dengan tembakan keras Bagas dari dalam kotak penalti.

2. Bagas Kaffa
Bagas sukses mencetak satu gol di tengah minimnya peluang yang didapat timnas dalam laga kontra Kroasia. Padahal, saat itu dia masuk sebagai pemain pengganti.

Adaptasinya terhadap situasi di lapangan wajib diacungi jempol. Naluri golnya pun bisa menjadi solusi dari kebuntuan timnas.

Belum lagi, assistnya kepada Saddam di laga kontra Arab Saudi. Gerapan individunya sangat apik hingga akhirnya mampu melepaskan umpan matang di depan gawang lawan.

3. Irfan Jauhari
Umpan silang Witan Sulaiman yang tak mampu diantisipasi oleh kiper Arab Saudi membawa berkah tersendiri untuk Irfan.

Ia berada di posisi yang tepat saat bola tersebut menjadi liar dan sukses menceploskannya ke gawang Arab. Gol itu terjadi pada menit ke-45+1 yang mmebuat asa untuk terhindar dari kekalahan kembali muncul.

4. Saddam Emiruddin
Berlabel sebagai pemain pelapis di era Fahri Husaini, Saddam mampu membuktikan diri bahwa ia layak diberi kesempatan.

Kontra Arab Saudi, meski ia turun sebagai pemain pengganti, Saddam sukses mencetak gol kedua pada menit ke-52. Umpan mendatar Bagas disambut dengan kaki kirinya yang menguubah laju bola ke gawang lawan.

5. Braif Fatari
Bermain penuh menjadi striker saat bersua Arab Saudi merupakan hal baru bagi Braif. Ia biasanya berperan sebagai gelandang serang.

Meski begitu, perannya mampu ia lakoni dengan baik. Bahkan di pertandingan tersebut, ia membukukan gol yang membuat Indonesia terhindar dari kekalahan.

6. Witan Sulaiman
Kecerdikan Witan kembali terlihat saat memberikan umpan terukur kepada Braif. Ia mampu mengeksplore sisi kanan penyerangan sehingga menciptakan dua umpan yang berujung gol.

Sepanjang tiga laga di Kroasia, Witan menjadi salah satu pemain yang kinerjanya stabil selalu menonjol.