Asisten Pelatih Tira Persikabo Kartini Akui Belum Terima Gaji Penuh

Asisten pelatih Tira Persikabo Kartini, Adi Kuswanto mengaku jika ia belum menerima gaji secara penuh.

Hal itu diungkap oleh pemilik akun Twitter Bima Rifahardiansyah @bima46 yang menjawab soal ungkapan pemain putri, Jesella Arifya Sari.

“Haloo, mau klarifikasi juga ,ini teman saya coach adi , pelatih di tira persikabo kartini, beliau juga bilang memang banyak yang belum di lunasin, termasuk beliau sendiri @PSSI @MafiaWasit @APPI_info,” cuit Bima.

Bima menuturkan, Adi menyebut jika gajinya belum dilunasi selama satu musim, padahal Tim Tira Persikabo Kartini meraih juara 2 Liga 1 Putri 2019.

Hal itu juga diperkuat dari Instagram Stories Adi yang menjawab unggahan akun pendukung Persikabo dalam akun Instagam @persikabolovers.

“Semangat buat tim persikabo putri, Semoga HAK kalian terbayarkan! Ada janji manis yang patut kalian perjuangkan saat ini!!!

“Terima kasih telah mengharumkan nama bogor di liga 1 kategori sepakbola wanita!!! FIGHT !!!!!!,” tulis Persikabo Lovers di Instagram.

Kisruh penunggakan gaji oleh manajemen Tim Putri Tira Persikabo awalnya diungkap oleh salah satu pemain bernama Jesella Arifya Sari alias Jeje.

Jeje menyebut jika gaji ia dan teman-temannya baru dibayar 10 persen dari total gaji yang seharusnya dibayar setahun yang lalu, hingga kini tak dilunasi.

“Disini aku dan teman” lainnya udah disuruh sabar terus untuk menunggu hak kami, dan ini sudah setahun tapi sepeser pun dari selesai ligaa hak (gaji) kita gaada dibayar hhe,” ungkap Jeje.

Diketahui, Jeje sempat menguhubungi General Manager Tira Persikabo, Esti Puji Lestari namun tak bisa dihubungi. Ia berharap bisa ditindaklanjuti oleh APPI.

Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan lebih lanjut dari manajemen tim putri Tira-Kabo soal kabar penunggakan gaji para pemain.***