PSS Sleman Pastikan Budget Bonus untuk Pemain Aman, Siap Tambah Jika Target Lima Besar Tercapai

Direktur Utama (Dirut) PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo menjanjikan ketersediaan bonus untuk penggawa Super Elang Jawa yang akan berlaga di lanjutan Liga 1 2020, mulai 1 Oktober 2020 mendatang.

Hal tersebut merupakan satu di antara komitmen manajemen PSS, yang musim ini berharap Bagus Nirwanto dan kolega mampu menembus lima besar klasemen akhir kompetisi.

“Kalau dahulu bonus itu sifatnya spontan, owner-nya lagi senang (bonus) dikasih. Tapi kalau kami tidak seperti itu, karena sudah masuk perencanaan, karena bonus ini memang layak diberikan,” kata Marco, Minggu (13/9/2020).

Dikatakan Marco, pemberian bonus untuk penggawa PSS juga merupakan wujud apresiasi yang disiapkan manajemen atas kerja keras para pemain.

“Jangan khawatir, bonus ada. Budget bonus tahun ini sudah tak bisa bisa diotak-atik. Kalau memang target tembus lima besar tercapai, ya saya berani minta tambahan lagi,” ujarnya.

“Kalau para pemain bisa memenuhi itu, kami tidak pelit. Bonus pasti ada,” imbuhnya.

Di samping itu, Marco bersyukur dapat kembali bertemu secara langsung dengan para pemain PSS yang tengah menjalani latihan rutin di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sabtu (12/9/2020) kemarin.

Ini merupakan kali pertama Marco dapat kembali menyapa pemain secara langsung setelah terhalang adanya pandemi Covid-19.

“Saya sudah saya sampaikan ke mereka bahwa kita berbagi tugas, antara manajemen dan pemain. Pemain di garda terdepan, jadi tidak bisa main-main untuk merealisasikan target. Nah, target itu bisa tercapai dengan cara bertanggung jawab ataa hidup sehari-hari,” pesan Marco.

Ia pun berpesan pada pemain PSS untuk senantiasa merapkan protokol kesehatan ketat, bukan hanya saat latihan namun juga di luar sesi latihan. Sebab, ini juga merupakan wujud tanggung jawab pemain pada timnya.

“Ketika pemain sudah benar-benar menjaga tapi tiba-tiba ada satu anggota tim yang positif, ya sudah kita tidak bisa apa-apa. Kalau lebih dari satu yang positif, ya PSS disuspend. Merusak semuanya hingga merusak persahabatan di dalam,” ujar Marco. (Tribunjogja/Hanif Suryo)