Sudirman Punya Tugas Berat Meramu The Dream Team Persija Saat Liga 1 2020 Berlanjut

Tugas berat menanti Sudirman. Ya, setelah kontrak Sergio Farias diputus, pria yang karib disapa Jendral itu naik pangkat sebagai pelatih kepala Persija Jakarta.

Sudirman minim pengalaman melatih di level senior. Dia banyak berkutat di level junior. Pada dua musim lalu, Jendral hanya menangani Persija Jakarta U-20 di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20.

Setahun belakangan, Sudirman mulai eksis di staf kepelatihan tim berjulukan Macan Kemayoran itu. Dia dipromosikan sebagai asisten pelatih dan juga pernah berstatus sebagai caretaker setelah Julio Banuelos dipecat pada pertengahan musim 2019.

Skuad Persija Jakarta untuk Shopee Liga 1 2029 masih layak dilabeli sebagai The Dream Team. Masih ada Marko Simic, Evan Dimas, Osvaldo Haay, dan Marc Klok, deretan superstar yang didatangkan musim ini.

Praktis, Macan Kemayoran hanya kehilangan Sergio Farias sebagai pelatih dan kemungkinan Marco Motta yang tidak kunjung kembali.

Menukangi komposisi bertabur bintang Persija Jakarta, Sudirman bersemangat.

“Saya seorang profesional. Saya siap menerima kepercayaan ini,” kata Sudirman dinukil dari laman klub.

“Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim ini. Persija Jakarta adalah tim besar dengan sejarah yang juga besar. Semoga saya dapat menorehkan tinta emas bersama tim ini,” tutur Jendral.

Sudirman terbilang wajah lama di Persija Jakarta. Bukan semusim atau dua musim belakangan saja ia bekerja untuk Macan Kemayoran.

Pada 2009, Sudirman menjadi asisten dari pelatih Persija Jakarta kala itu, Benny Dollo. Dia juga menjadi kepercayaan Iwan Setiawan kala menangani tim ibu kota pada 2011-2012.

“Saya sudah mengenal baik para pemain. Tentunya saya juga akan tetap menjaga suasana kondusif dan kekeluargaan yang saat ini sudah ada di dalam tim,” jelas Sudirman.