Indonesia Tak Dapat Jatah Liga Champions Asia, PSSI: Tidak Masalah

Indonesia dipastikan tidak mendapatkan jatah di Liga Champions Asia musim 2021 meskipun hanya untuk sekedar tampil di babak kualifikasi.

Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, yang mengatakan tahun depan Indonesia tak akan bisa tampil di Liga Champions Asia.

Tak bisa tampil di Liga Champions Asia (LCA), tentu saja ini sebuah penurunan bagi sepak bola Indonesia.

Pasalnya, pada 2018 klub kasta tertinggi di Tanah Air pasti memiliki satu jatah untuk tampil walaupun hanya di babak kualifikasi.

Bukan karena Liga 1 2020 belum selesai atau akan berakhir akhir Februari 2021, tapi hal ini karena peringkat Liga 1 Indonesia mengalami penurunan dalam rangking terbaru Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Sebab biasanya, di akhir tahun atau akhir musim, AFC mewajibkan federasi mendaftarkan klub dan pemain yang bakal mewakili negaranya untuk tampil di Liga Champions Asia.

“Tentang jatah di Liga Champions Asia. Iya, memang benar Indonesia tidak mendapatkan jatah untuk tahun depan. Dan secara resmi ini akan disampaikan oleh AFC,” kata Yunus Nusi yang disampaikan saat konferensi pers Liga 1 lewat zoom yang turut dihadiri BolaSport.com.

Dengan tak adanya jatah untuk tampil di Liga Champions Asia, tentu saja itu dapat berpengaruh ke pendaftaran pemain timnas Indonesia, daftar klub ataupun pemain Liga 1.

Untuk itu, pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, mengatakan bahwa tak ada masalah.

Terkait pendaftaran pemain timnas ataupun klub, menurut Yunus Nusi tak ada masalah karena FIFA dan AFC memaklumi dengan keadaan yang terjadi saat ini.

“AFC juga komunikasi dengan kami saat ini, ini yang sebenarnya sangat luar biasa. Jadi terkait pendaftaran. Bahkan beberapa hal lainnya memang merupakan sesuatu yang penting, tapi mereka memahami itu,” ujarnya.

Yunus Nusi mengatakan bahwa AFC sudah mengatur terkait pendaftaran untuk musim berikutnya.

“Terkait untuk pendaftaran timnas kita atau klub itu sudah diatur sedemikian rupa oleh AFC, yang pada dasarnya tidak ada masalah,” ucapnya.

“Hanya saja untuk saat ini kami hanya tinggal dan akan melihat perkembangannya di klub pada bulan-bulan yang akan datang,” tutur Yunus Nusi.