PSIM Yogyakarta Akhirnya Kembali Berlatih di Stadion Mandala Krida

PSIM Yogyakarta mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY melalui Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY untuk menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai venue latihan.

Tim besutan Seto Nurdiyantoro ini pun sudah mulai menggelar latihan secara tertutup di Stadion Mandala Krida, Kamis (10/9/2020) sore.

Kepala BPO DIY, Eka Heru Prasetya, menjelaskan beberapa waktu lalu tim berjuluk Laskar Mataram ini memang sudah mengajukan izin penggunaan Stadion Mandala Krida pada Pemda DIY melalui BPO Disdikpora DIY.

“Iya benar PSIM sudah mendapat izin penggunaan Stadion Mandala Krida untuk tempat latihan, dari BPO Disdikpora DIY. PSIM menggunakan Stadion Mandala Krida tidak continue, tapi hanya 1-2 kali dalam satu minggu,” ujar Eka Heru, Kamis (10/9/2020).

Hanya saja, Eka Heru berpesan agar penggunaan Stadion Mandala Krida nantinya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya memutus penularan Covid-19.

“Namun harus tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Dari BPO memang sementara belum menyediakan alat perlindungan diri yang dibutuhkan seperti hand sanitizer, wastafel untuk cuci tangan, maupun thermogun, karena yang diusulkan BPO belum turun. Jadi nanti minta dari PSIM maupun KONI DIY maupun NPC DIY menyiapkan kebutuhan fasilitas protokol kesehatan sendiri,” terang Eka Heru.

Ya, selain PSIM Yogyakarta, KONI DIY dan NPC DIY memang sudah beraudiensi dengan Pemda DIY maupun BPO terkait rencana penggunaan Stadion Mandala Krida sebagai lokasi latihan atlet.

“Sebelumnya dari KONI DIY dan NPC DIY juga meminta izin untuk membuka kembali fasilitas olahraga. Memang terbatas bagi atlet saja,” terangnya.

Eka Heru juga belum dapat memastikan kapan Stadion Mandala Krida maupun fasilitas olahraga milik Pemda DIY akan kembali dibuka untuk umum.

“Tentunya kalau kebutuhan fasilitas protokol kesehatan sudah siap, nanti kita akan evaluasi dulu. Jadi untuk saat ini masih digunakan sebagai tempat latihan yang sifatnya terbatas dulu,” jelasnya.

Sementara itu, manajer PSIM Yogyakarta David MP Hutauruk menyambut positif diberikannya lampu hijau dari BPO kepada tim berjuluk Laskar Mataram untuk menggelar latihan secara tertutup di Stadion Mandala Krida.

Dengan berlatih secara tertutup di Stadion, David menyebut bisa mengurangi resiko penularan Covid-19.

“Untuk penggunaan Stadion Mandala Krida mungkin tidak terlalu sering, mungkin dua kali dalam sepekan. Penggunaan Stadion Mandala Krida akan kita maksimalkan penggunaannya misal untuk uji tanding saja,” kata David.

“PSIM Yogyakarta tentunya akan merapkan protokol kesehatan baik sebelum, ketika latihan dan sesudah latihan. Dari pihak PSIM Yogyakarta juga menyediakan dua tandon air serta wastafel untuk tempat cuci tangan,” pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)