Charis Yulianto Ungkap Alasan Batalnya Laga Uji Coba Arema FC Kontra PSG

Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengungkapkan rencana laga uji coba yang dijalani timnya jelang lanjutan Shopee Liga 1 2020. Charis Yulianto mengakui timnya sempat berencana menjajal Putra Sinar Giri (PSG) Gresik.

Arema FC sejauh ini sudah dua kali menggelar laga uji coba, yaitu menghadapi Arema U-20 dan PS Kaki Mas Dampit. Selain itu, Arema FC juga akan menggelar laga uji coba ketiga menghadapi tim PON Jatim, Kamis (10/9/2020).

Ternyata Arema FC sempat berencana untuk menggelar laga uji coba dengan klub Liga 2, Putra Sinar Giri Gresik. Namun, wacana itu akhirnya batal.

“Semula kami berencana mengajak PSG untuk beruji coba,” ujar Charis Yulianto kepada Bola.net.

“Namun, jadwalnya tidak ketemu. Mereka juga masih bersiap untuk menghadapi kompetisi Liga 2,” lanjutnya.

Menurut Charis Yulianto, tidak mudah bagi timnya untuk mencari lawan tanding saat ini. Pasalnya untuk uji coba ini, Arema FC mencari tim dengan level Liga 2.

“Sama seperti PSG, tim Liga 2 saat ini memang sibuk mempersiapkan diri jelang lanjutan kompetisi,” ujar asisten pelatih Arema FC itu.

Senang Menghadapi Tim PON Jatim

Arema FC akan menghadapi tim PON Jatim dalam laga uji coba jelang lanjutan Liga 1 2020. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kamis (10/9/2020).

Charis Yulianto mengaku tidak kecewa gagal menjajal PSG atau tim-tim Liga 2 lainnya dalam laga uji coba. Pelatih berusia 42 tahun ini menilai tim PON Jatim memiliki level yang tidak kalah dari tim-tim Liga 2.

“Tim PON Jatim ini merupakan tim bagus. Terbukti dalam pertandingan sebelumnya, llawan Madura United, mereka berhasil bermain imbang,” ujar Charis.

Mencari Tekanan Sesi

Menurut Charis Yulianto, Arema FC memang perlu lawan dengan kemampuan apik pada uji coba kali ini. Ia bahkan berharap tim lawan bisa memberi tekanan-tekanan kepada anak asuhnya.

“Akan sangat bagus kalau lawan nanti bisa mempersulit kami pada pertandingan uji coba besok,” harap Charis.

“Jadi, para pemain bisa mendapat tekanan, seperti yang akan mereka dapatkan pada pertandingan sesungguhnya. Tekanan ini merupakan hal yang sangat bagus,” ia menandaskan.