Alasan Persib dan Bali United Tidak Ikut IFeL 2020

Sebanyak 10 klub Liga 1 2020 akan berlaga di Indonesian Football e-League (IFeL) 2020.

Persib Bandung dan Bali United memutuskan untuk tidak mengikuti IFeL 2020 season pertama itu.

Tentu saja kabar tersebut cukup mengejutkan karena Persib Bandung dan Bali United merupakan klub kuat di Indonesia.

Bahkan, Bali United juga sudah mempunyai tim eSport, tetapi ternyata tidak mengikuti IFeL 2020.

Ketua IFeL 2020, Putra Sutopo, akhirnya angkat bicara terkait tidak adanya Persib Bandung dan Bali United.

Untuk Bali United, ia mengaku sudah menawarkan tim berjulukan Serdadu Tridatu itu untuk berpartisipasi.

“Bali United kemarin sempat kami ajak juga dan mereka kasih respon positif serta bilangnya mau ikut,” kata Putra Sutopo kepada BolaSport.com.

“Cuma mungkin karena ada satu dan lain hal, Bali United memutuskan tidak ikut berpartisipasi,” ucap pria berkacama tersebut.

Sedangkan untuk Persib Bandung, Putra Sutopo mengatakan pihaknya sempat menjalin komunikasi dengan Direktur Keuangan PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahyono.

Dalam komunikasi itu, Teddy Tjahyono sempat menanyakan keberadaan IFeL ini sudah ada komunikasi dengan PSSI apa belum.

“Kalau untuk Persib Bandung sempat kami berhubungan sama Pak Teddy, cuma menurut beliau mungkin karena kami belum kerjasama dengan PSSI, jadi sepertinya mereka ragu atau apa.”

“Jadi beliau masih menunggu surat rekomendasi dari PSSI,” ucap Putra Sutopo.

Turnamen yang memainkan game Pro Evolution Soccer (PES) itu akan digelar pada 12 September sampai 15 November 2020.

Persija Jakarta, Madura United, PSIS Semarang, Barito Putera, Borneo FC, Arema FC, PSS Sleman, Persita Tangerang, Persik Kediri, dan PSM Makassar, menjadi klub yang ikut berpartisipasi dalam ajang itu.

Total Rp 50 juta sudah disiapkan panitia untuk hadiah bagi empat peringkat teratas.

Juara pertama dapat Rp 20 juta, peringkat kedua Rp 15 juta, peringkat ketiga Rp 10 juta, dan peringkat keempat Rp 5 juta.