Jelang Liga 2, Pelatih Fisik Persis Solo Mundur

Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 2020, Persis Solo malah ditinggalkan oleh satu di antara tim pelatihnya. Pelatih fisik Persis, Budi Kurnia, mengundurkan diri, Minggu (30/8/2020).

Pria asal Garut, Jawa Barat ini resmi mengajukan pengunduran diri melalui surat resmi yang dilayangkan ke manajemen klub. Kabar ini jelas mengejutkan bagi publik Persis Solo.

Padahal ompetisi kasta kedua akan dimulai satu setengah bulan lagi, dengan mengacu jadwal sepak mula pada 17 Oktober 2020. Budi Kurnia mengundurkan diri dengan alasan melanjutkan S2-nya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

“Saya sudah kirimkan surat pengunduran diri langsung ke Pak Azmy Alqomar (CEO Persis). Saya ingin menyelesaikan kuliah yang saat ini sedang penelitian tesis S2,” terang Budi Kurnia saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2020).

Selain itu, durasi kompetisi Liga 2 2020 yang akan berjalan singkat juga menjadi pertimbangan lainnya. Pelaksanaan kompetisi kasta kedua dijadwalkan berlangsung kurang dari dua bulan.

“Selain itu, regulasi gaji yang disampaikan PT LIB di masa pandemi serta kompetisi yang hanya satu atau 2 bulan saja. Lebih baik saya mundur saja dan fokus mengerjakan tesis,” ujarnya.

Budi Kurnia bukan wajah asing bagi publik Persis Solo. Ia ikut di tim pelatih Persis Solo pada musim 2017, meski sempat pindah ke PSIS Semarang musim berikutnya. Hingga akhirnya ia kembali lagi ke Persis di awal musim ini.

Persoalan Klasik di Persis

Di sisi lain, klub berjulukan Laskar Sambernyawa juga sedang menghadapi persoalan klasik, yakni penunggakan gaji para pemain dan tim pelatih beberapa bulan terakhir.

Persiapan Persis menghadapi Liga 2 juga belum jelas kapan akan dimulai. Sebelumnya manajemen klub berkeinginan menggelar latihan pada awal bulan September. Namun kembali tidak jelas dengan situasi sekarang ini.

“Kalau ada tim lain yang komitmen dan serius mungkin bisa saya pikirkan lagi. Saya juga sudah pamit langsung ke pemain dan tim pelatih. Semoga Persis sukses di kompetisi,” jelas Budi Kurnia.