PSSI Khawatir Pemain Timnas U-19 Terpengaruh Isu Naturalisasi

Beberapa hari lalu publik Indonesia dikagetkan dengan adanya wacana menaturalisasi pemain-pemain muda Brasil untuk kebutuhan timnas di Piala Dunia U-20 2021.

Pasalnya, ada sejumlah lima pemain belia (U-19) asal Negeri Samba yang tiba-tiba datang ke tiga klub Liga 1 2020, Arema FC, Persija, dan Madura United.

Sadar hal itu dapat mengganggu fokus pemain timnas U-19 proyeksi Piala Dunia U-20, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berpesan kepada para pemain. Ia coba memberikan pengertian untuk Bagas Kaffa dkk. bahwa kedatangan pemain-pemain tersebut tak ada kaitannya dengan timnas, tapi untuk kebutuhan klub.

“Jangan hiraukan berita itu. Mereka milik klub. Tidak ada juga yang berangkat TC ke Kroasia. Yang berangkat adalah kalian yang ada di sini,” ujar Iriawan.

Ia meminta para pemain untuk tetap fokus dalam menjalani pemusatan latihan (TC) lanjutan ke Kroasia saat ini.

“Tunjukkan, bahwa kalian siap bersaing dengan siapa saja. Menjadi yang terbaik di posisi apa saja. Penjaga gawang, pemain belakang, gelandang, penyerang. Kalian harus bisa lebih baik dari siapa saja,” tuturnya.

“Tanamkan tekad selalu harus jadi nomor satu, bersainglah secara sehat, demi Indonesia. Demi 260 juta rakyat yang haus akan prestasi sepak bola Indonesia,” ujar Iriawan melanjutkan.