Jacksen Tiago soal Lanjutan Shopee Liga 1 2020 : Buta Kekuatan Lawan, Persaingan Bakal Ketat

PSSI menyebut lanjutan Shopee Liga 1 2020 dengan istilah extraordinary competition. Ya, sisa laga 33 pekan musim ini memang dilaksanakan dalam kondisi luar biasa di tengah pandemi COVID-19.

Dinamika internal pun juga dialami 18 kontestan. Mulai pengunduran diri beberapa pelatih kepala hingga para pemain impor. Penyebab utamanya soal ketidaknyamanan bertanding di tengah wabah virus corona dan tak ada titik temu soal renegosiasi nilai kontrak.

Menurut pelatih Persipura Jacksen Tiago rangkaian fakta di atas membuat peta persaingan lanjutan Shopee Liga 1 2020 nanti akan sulit ditebak.

“Sebelum corona, saya sudah punya gambaran hasil akhir musim ini. Tapi sekarang semuanya berubah total. Saya sedang menganalisis jalannya kompetisi nanti. Terutama perjalanan Persipura untuk bersaing dengan klub lain,” tuturnya.

Perubahan internal para peserta itu pula membuat Jacksen Tiago mengaku buta kekuatan lawan.

“Saya sekarang buta kekuatan tiap tim Liga 1. Pergantian pelatih dan mundurnya pemain asing pasti berpengaruh besar. Tapi saya tak menganggap remeh klub mana pun,” ujarnya.

Meskipun begitu, Jacksen Tiago, arsitek asal Brasil ini menilai atmosfer sisa kompetisi Shopee Liga 1 2020 tetap sengit.

“Persaingan akan tetap seru. Karena semua tim mulai dari nol lagi. Kami membangun tim lagi dengan situasi baru yang luar biasa. Tim yang cepat beradaptasi dengan situasi new normal bakal menguasai kompetisi musim ini,” katanya.

Mantan juru taktik Persebaya dan Barito Putera ini memprediksi bakal muncul pemain lokal berbakat yang menarik perhatian publik.

“Berkurangnya jumlah pemain asing jadi peluang bagi pemain lokal unjuk diri. Saya nilai nanti akan muncul pemain lokal bagus yang selama ini belum tampak di permukaan,” ucapnya.