Pemain Keturunan Indonesia, Khuwailid Mustafa Juara Liga Qatar

Pemain muda keturunan Indonesia, Ahmad Al-Khuwailid Mustafa berhasil meraih gelar juara Liga Qatar bersama Al Duhail musim ini, usai mengalahkan Al Ahli 1-0 pada laga terakhir di Al Janoub Stadium, kemarin.

closeStriker Paulo Edmilson mencetak gol kemenangan dalam pertandingan ini di menit ke-24 dari tendangan bebas, memberikan Red Knights julukan klub, Falcon Shield.

Khuwailid sendiri sudah berada di Al Duhail sejak usia 10 tahun. Musim lalu ia bermain untuk tim Al Duhail U-23 dan sukses meraih gelar juara Liga Qatar U-23, ia pun dipromosikan ke tim utama sejak awal musim.

Pada musim ini ia lebih banyak duduk di bangku cadangan dan jarang mendapat kesempatan bermain.

Ia sukses bersama timnya di level junior yakni U-19. Khuwailid tampil reguler di dua kelompok usia itu. Selain dua level usia, pemain 19 tahun ini juga sukses menyabet satu Piala (Cup) U-19.

Khuwailid Mustafa adalah pemain muda yang lahir pada 29 Januari 2000 di Lhokseumawe dari pasangan Mustafa Ibrahim dan Yulizar Syamsuddin. Bersama keluarga, dirinya sudah berpindah ke Qatar sejak usia 6 tahun.

Selain Khuwailid ada dua pemain keturunan Indonesia yang juga bermain di Qatar. Mereka adalah Andri Syahputra ( Al-Gharafa Sports Club) dan Syaffarizal Mursalin Agri (Al-Markhiya Sports Club).

Al Rayyan menjadi runner-up dengan hanya berjarak satu poin dari Al Duhail, menempati posisi kedua meski menang telak 2-0 atas Al Wakrah di Stadion Al Sadd. Kedua pertandingan itu dimainkan secara bersamaan.

Al Duhail layak juara berkat performa konsisten mereka sepanjang musim, karena mereka hanya kalah dalam dua pertandingan, memenangkan 16 laga dan imbang sebanyak 4 kali.