PT LIB Siapkan Dua Bus Untuk Laga Tandang Klub Liga 1

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyiapkan dua bus untuk setiap klub yang melakukan perjalanan laga tandang dalam lanjutan Liga 1 musim ini. Para kontestan dilarang menaiki kendaraan lain.

Penyediaan bus tersebut untuk menjaga pemain, pelatih, dan ofisial klub Liga 1 dari infeksi virus corona. Maklum, penyebaran virus tersebut masih luas di Tanah Air.

“Jadi semua perjalanan tandang, itu menggunakan bus. Semuanya menggunakan bus untuk menghindari risiko-risiko terkait dengan salah satunya penyebaran virus corona,” kata direktur operasional PT LIB Sudjarno, di Jakarta, Jumat (14/8).

“2 bus yang kami siapkan untuk klub bergerak menuju tempat latihan, pergi dan pulang. Kemudian di dalam kotanya, itu panitia lokal yang menyiapkan,” Sudjarno menambahkan.

Klub yang sudah mempunyai bus pribadi tetap diperbolehkan menggunakannya. Hanya saja, Sudjarno menjelaskan pihaknya tidak mengurangi jumlah bus yang disediakan.

“Contoh seperti Madura United ketika mau laga tandang ke Persita Tangerang ya tetap harus naik bus,” ucap mantan Kapolda Lampung tersebut.

“Jadi mungkin bus itu [pribadi] bisa dipakai di lokal ya, karena begitu kami antar dengan bus yang didukung oleh PT LIB,” ia menambahkan.

Liga 1 dijadwalkan kembali diputar pada 1 Oktober mendatang. Seluruh pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa dengan tanpa kehadiran penonton dan tidak ada klub yang terdegradasi pada musim depan.

Sementara buat klub yang bukan berasal dari Pulau Jawa, PT LIB menyiapkan dua tempat yakni Stadion Maguwoharjo, Sleman, dan Stadion Sultan Agung, Bantul. Operator kompetisi tersebut sudah mengecek kesiapan tempat itu.

Protokol kesehatan ketat juga diterapkan untuk mencegah ada yang terpapar virus corona saat Liga 1 dimainkan. PT LIB pun memastikan bakal menanggung biaya swab test seluruh klub selama bergulirnya kompetisi.

Keputusan tersebut diambil PT LIB untuk meringankan biaya klub. Mengingat swab test tidak hanya sekali saja dilakukan, melainkan berulang kali sampai Liga 1 musim ini selesai pada 28 Februari 2021.

PT LIB juga bakal menaikkan nominal subsidi klub pada lanjutan Liga 1 musim ini. Masing-masing kontestan menerima uang sebesar Rp800 juta dalam setiap terminnya yang sebelumnya RP520 juta.