Program Latihan Intensitas Tinggi Disiapkan Pelatih Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts memberikan libur tiga hari kepada pemain sebelum mereka mulai menaikkan intensitas latihan pada pekan kedua sebagai persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020.

Penggawa Persib sudah berlatih sejak lima hari terakhir untuk menyambut lanjutan kompetisi. Namun mereka diberikan kesempatan berlibur mulai hari ini hingga, Senin (17/8), sebelum memasuki latihan lebih berat.

Robert Alberts tidak merasa khawatir anak asuhnya mengalami penurunan kondisi akibat jeda latihan selama tiga hari. Menurutnya, sebagai profesional, pemain dapat menjaga kondisi mereka. Apalagi mereka bakal mendapat program tambahan ketika berkumpul lagi pekan depan.

“Memang kami baru saja memulai latihan dan sudah libur tiga hari. Itu bukanlah satu masalah, karena kami telah mempersiapkan pekerjaan rumah atau program latihan di libur kali ini. Jadi, saya rasa pemain tidak akan mengalami penurunan kebugaran lagi,” kata Robert Alberts dilansir laman resmi klub.

“Pekan pertama ini kami memang tekankan pada latihan sentuhan bola, dan game 11 versus 11 untuk menjaga suasana bertanding. Pekan kedua dan berikutnya tentu ada tensi yang lebih tinggi lagi.”

Sedangkan asisten pelatih Budiman mengatakan, rangkaian latihan pada pekan pertama berjalan lancar. Pemain dianggap tidak menemui kendala, meski hampir lima bulan hanya berlatih secara mandiri.

“Alhamdulillah sama sekali tidak ada kendala. Dalam seminggu kemarin kami latihan empat kali dan kami lihat dari hari ke hari semakin bagus progress kondisi para pemain. Kami akan menjalani recovery masing-masing selama tiga hari,” ungkap Budiman.

“Minggu ini empat kali latihan, berikutnya akan lima kali. Menutup latihan minggu pertama, kami memberikan tes untuk pemain. Mudah-mudahan minggu kedua lebih bagus, sejauh ini setiap harinya ada peningkatan.”

Sementara gelandang Kim Jeffrey Kurniawan mengaku sangat menikmati sesi latihan pekan pertama. Menurut pemain blasteran ini, ia sempat memperkirakan bakal menghadapi kendala setelah jeda cukup lama.

“Latihan sangat bagus di pekan pertama. Saya kira akan mengalami kesulitan, karena kita tahu kompetisi dan latihan berhenti lebih dari empat bulan. Tapi, ternyata saya merasa sangat enjoy di latihan,” ungkapnya.

“Kalau libur kompetisi normal, biasanya setelah mulai latihan akan terasa berat. Ini salah satu manfaat latihan mandiri selama liburan. Jadi, saya senang karena sepakbola sudah kembali.”