Laga Tandang Klub Liga 1 Pakai Bus, Wajib Jaga Jarak!

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Sudjarno memastikan seluruh peserta Shopee Liga 1 musim ini yang melakukan perjalanan tandang dilarang memakai transportasi udara. Artinya, semua tim diharuskan menggunakan jalur darat dengan menaiki bus.

PT LIB juga akan menyediakan dua bus gratis untuk semua tim Shopee Liga 1 tiap kali melakukan perjalanan ke markas lawan. Namun, ketika tim bertindak sebagai tuan rumah, kewajiban itu menjadi milik panitia lokal.

“Jadi, semua perjalanan tandang itu menggunakan bus. Semua klub Shopee Liga 1 memakai bus untuk menghindari risiko-risiko terkait dengan satu di antaranya adalah penyebaran COVID-19,” kata Sudjarno.

“Jadi kami siapkan bus itu ada dua untuk bergerak menuju tempat latihan, pergi, dan pulang. Kemudian kalau di dalam kota, itu panitia lokal yang menyiapkan,” jelas Sudjarno.

Sudjarno memberikan contoh jika Madura United harus menyambangi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, untuk menantang Persib. PT LIB menjadi pihak yang bertanggung jawab atas transportasi tim tamu.

“Misalnya Madura United pergi ke Bandung. PT LIB akan mendukung dengan menyiapkan dua bus. Kemudian setelah bertanding, akan diantar pulang ke Madura,” ucap Sudjarno.

Terapkan Protokol Kesehatan di Bus

Mengapa dua bus? Sebab PT LIB juga menerapkan physical distancing di dalam bus. PT LIB ingin disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan selama kompetisi.

“Bus-nya pun kami terapkan physical distancing jadi protokol kesehatannya jelas. Biasanya kan satu bus, kami siapkan dua bus,” terang Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

“Bagi tim yang sudah punya bus, kemungkinan hanya akan dipakai di dalam kota saja. Seperti Persebaya Surabaya. Kan tidak mungkin dipakai busnya untuk ke Malang. Begitu juga sebaliknya. Maka dari itu, baiknya pakai bus dari PT LIB,” tuturnya.