Elkan Baggott Ambisinya Ingin Cepat Menyatu dengan Rekan-rekannya di Timnas Indonesia U-19

Elkan Baggott menjadi salah satu pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC) secara langsung di Jakarta.

TC Timnas U-19 Indonesia di Jakarta sudah berlangsung sejak 23 Juli 2020 dan direncanakan berakhir pada tanggal 16 Agustus 2020.

Pemain keturunan Indonesia – Inggris itu sudah bergabung mengikuti latihan secara langsung di Stadion Madya, Jakarta dalam beberapa pekan terakhir.

Pemain yang memiliki postur tubuh tinggi menjulang itu mengaku senang dengan sambutan serta keramahan dari semua rekan-rekannya di Timnas U-19 Indonesia.

Namun, Elkan Baggott mengaku belum bisa menghafal atau mengenal banyak nama pemain-pemain lainnya di skuat Garuda Nusantara.

Sebab, jumlah pemain yang tersisa dalam proses seleksi kali ini masih banyak yakni 36 pemain.

Bek tengah berusia 17 tahun itu mengaku belum banyak memiliki teman dan hanya mengenal beberapa pemain dari yang dipanggil mengikuti proses seleksi Timnas U-19.

“Teman-teman di sini sangat ramah. Karena baru beberapa pekan di Indonesia, jadi saya belum memiliki banyak teman yang dekat,” kata Elkan Baggott dalam wawancara dengan YouTube Djpro Sports.

Di sisi lain, pemain yang kini memperkuat Ipswich Town itu sempat merasakan kesulitan pada saat pertama kali tiba di Indonesia.

Proses adaptasinya dengan seluruh budaya serta kondisi di Indonesia tidak bisa berlangsung dalam waktu cepat.

Kesulitan pertama yang dirasakan yaitu perbedaan cuaca di Inggris dengan di Indonesia.

Menurut Elkan, perlu beberapa hari baginya untuk bisa menyesuaikan serta beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.

“Saya rasa butuh beberapa hari untuk bisa terbiasa dengan cuaca di Indonesia. Jadi saya butuh beberapa hari untuk bisa terbiasa dengan cuaca disini,” kata Elkan Baggott.

Tak hanya itu, pada saat pertama kali datang ke Indonesia, Elkan Baggott merasa jetlag karena perjalanan panjang yang dijalani.

Perbedaan waktu enam jam di Inggris dengan Indonesia turut mempengaruhi proses adaptasinya.

“Saya juga merasa jetlag dengan perjalanan saya, dengan zona waktu yang berbeda enam jam dengan Inggris,” sambungnya.

Namun perlahan, pemain berusia 17 tahun itu bisa menyesuaikan dengan baik dengan budaya serta kondisi yang ada di Tanah Air.

Tekad dan ambisi besarnya memperkuat Timnas Indonesia semakin mempermudah proses adaptasi yang dilakukan.

“Tapi sekarang saya sudah bisa beradaptasi dengan baik dan saya bisa bermain sebaik mungkin untuk menenjukan kemampuan terbaik saya,” ucap Elkan Baggott.

Lebih lanjut, Elkan Baggot merasa beruntung dan senang dengan kesempatan panggilan seleksi yang diberikan PSSI serta tim pelatih Timnas U-19 Indonesia.

Elkan Baggott memiliki ambisi besar bisa cepat menyatu dan semakin padu dengan rekan-rekannya di Timnas U-19 Indonesia.

Selain itu, target besarnya bisa memberikan sumbangan gelar juara bagi Timnas Indonesia diberbagai kejuaraan yang diikuti.

“Jujur saya merasa bangga dan terhormat bahwa saya bisa mewakili negara saya dan saya ingin segera menyatu dengan tim ini dan memenangkan beberapa kompetisi dan piala untuk Indonesia,” tutupnya.

Agenda pemusatan latihan ini dilaksanakan sebagai persiapan Timnas Indonesia menghadapi kejuaraan internasional.

Bagi Timnas U-19 Indonesia, pemusatan latihan kali ini dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-19 yang berlangsung di Uzbekistan pada 14 hingga 31 Oktober 2020.

Skuat Garuda Muda tergabung di grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.